Pape Gueye Tolak Kembali ke Timnas Senegal
Pape Gueye menyatakan dia tidak akan kembali ke Timnas Senegal selama staf pelatih saat ini masih bertahan. Pernyataan itu disampaikan setelah Senegal kalah 2-3 dari Belgia dan tersingkir dari Piala Dunia 2026. Pengumuman dibuat lewat akun media sosial pribadinya, @p.gueye24.
Penolakan dan pernyataan pemain
Gueye menulis langsung di akun pribadinya bahwa ia memilih mundur sementara hingga ada pergantian staf pelatih. Sikap ini muncul setelah ia diganti pada laga 32 besar saat tim masih memimpin.
"Selama staf pelatih ini masih bertugas, saya pilih rehat dari tim nasional,"
Di hadapan wartawan, Gueye juga menegaskan kondisi fisiknya saat diganti masih prima.
"Secara fisik sebenarnya saya masih baik-baik saja. (Tapi) pelatih punya keputusan sendiri dan kami mau tidak mau harus menghormatinya,"
Peristiwa saat laga vs Belgia
Pada pertandingan 32 besar melawan Belgia, Gueye kembali menjadi starter setelah sebelumnya dicadangkan lawan Irak. Ia ditarik keluar pada menit ke-66, saat Senegal sedang unggul 2-0.
Pelatih Pape Thiaw menjelaskan pergantian itu sebagai upaya menyegarkan tim karena beberapa pemain menunjukkan tanda kelelahan. Gueye membantah mengalami kelelahan tersebut, yang memicu spekulasi soal ketegangan internal.
Reaksi pelatih dan konsekuensi
Usai kekalahan, Thiaw mengakui hasil itu sangat menyakitkan dan menilai tim gagal mempertahankan keunggulan sampai akhir.
"Ini kekalahan yang sangat kejam karena kami bermain bagus dan sempat unggul 2-0,"
Keputusan Gueye mundur menambah daftar permasalahan yang mengiringi perjalanan Senegal di turnamen ini. Sepanjang Piala Dunia, tim sempat diterpa isu mengenai bonus dan kontrak pelatih yang memanas.
Implikasi ke depan
Pernyataan Gueye berpotensi memperbesar tekanan pada federasi dan staf pelatih. Jika kubu pemain dan pelatih gagal menyelesaikan gesekan internal, ini bisa berdampak pada persiapan kejuaraan mendatang dan seleksi pemain.
Situasi kini menunggu respons resmi dari pihak federasi, yang diharapkan memberi kejelasan soal struktur pelatih dan kebijakan tim nasional.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Mini Kompetisi Panjat Tebing Bekasi Uji Kesiapan Atlet Asian Games 2026
FPTI menggelar mini kompetisi Pelatnas di Bekasi pada 19-20 Agustus 2026 untuk menguji kesiapan atlet menjel...
Wembanyama Ditunjuk Kapten Timnas Basket Prancis
Victor Wembanyama ditunjuk kapten timnas basket Prancis untuk kualifikasi Piala Dunia FIBA 2027; pengumuman...
Timnas Voli Putri Kejar Target Enam Besar AVC 2026 di China
Timnas voli putri Indonesia membidik enam besar AVC Continental for Women 2026 di China dan siap bersaing me...
Persebaya Tingkatkan Intensitas Latihan di Thailand Jelang Super League
Persebaya menggelar pemusatan latihan intensif di Thailand (18-27 Agustus 2026) untuk mematangkan fisik, tak...
Batas Olahraga Melebur: 5 Hybrid Sport yang Unik
Lima hybrid sport menggabungkan elemen catur, tinju, sepak bola, trampolin, dan sepeda untuk menciptakan per...
Sabar/Reza Lolos 32 Besar Kejuaraan Dunia BWF 2026
Sabar Karyaman dan Moh Reza membuka BWF World Championships 2026 dengan kemenangan 22-20, 14-21, 21-15 atas...