Film 'Jangan Buang Ibu' Tayangkan Drama Keluarga Sejak 25 Juni 2026
Jangan Buang Ibu resmi tayang di bioskop Indonesia sejak 25 Juni 2026 dan menghadirkan drama keluarga tentang pengorbanan seorang ibu tunggal untuk menyelamatkan keluarganya. Film produksi Leo Pictures ini mengisahkan Ristiana yang berjuang membesarkan tiga anak setelah suaminya pergi meninggalkan keluarga dan hutang menumpuk. Penonton diajak menyaksikan konflik emosional, pilihan sulit anak-anak, dan upaya mempertahankan kasih sayang di tengah keterbatasan.
Sinopsis singkat
Ristiana berusaha memenuhi kebutuhan Tama, Dewi, dan Tria setelah Ridho, sang suami, meninggalkan keluarga dalam kondisi sulit. Dalam prosesnya, keputusan Ristiana memaksa ketiga anaknya menghadapi pilihan hidup yang berat. Ketegangan keluarga muncul, namun kerinduan dan ikatan emosional tetap tersisa di antara mereka.
Pemeran dan peran utama
Peran Ristiana dimainkan oleh Nirina Zubir. Para pemeran lain antara lain:
- Refal Hady sebagai Tama
- Amanda Manopo sebagai Dewi
- Saputra Kori sebagai Tria
- Dwi Sasono sebagai Ridho
- Basmalah Gralind, Fadly Faisal, Erika Carlina, Saskia Chadwick, dan Farrel Rafisqy turut tampil
Kru, adaptasi, dan durasi
Sutradara film ini adalah Hadrah Daeng Ratu, dengan naskah yang ditulis oleh Widya T. Arifiyanti. Cerita adalah adaptasi dari novel "Jangan Buang Ibu, Nak" karya Wahyu Derapriyangga. Durasi film tercatat 119 menit, cukup panjang untuk mengeksplorasi dinamika keluarga dan konflik batin setiap karakter.
Pesan dan tema
Film menekankan pengorbanan ibu dan pentingnya menjaga hubungan keluarga ketika menghadapi tekanan ekonomi. Melalui perjalanan Ristiana, penonton diingatkan bahwa keputusan demi kesejahteraan keluarga sering membawa konsekuensi emosional bagi anak-anak. Film ini menyasar penonton yang menyukai drama keluarga bernuansa emosional dan reflektif.
Tayang dan penonton
Penayangan dimulai pada 25 Juni 2026 dan film dapat disaksikan di bioskop-bioskop seluruh Indonesia. Produksi dan pemilihan pemeran populer diharapkan menjangkau audiens luas yang mendukung cerita bertema keluarga.
Dengan konflik keluarga yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, film ini berpotensi memicu diskusi soal peran orang tua, tanggung jawab, dan cara mempertahankan ikatan dalam kondisi tertekan. Penonton dapat menilai sendiri kekuatan cerita dan akting saat menyaksikan film ini di layar bioskop.
Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.
Berita Terkait
Paramount Rilis Trailer Kedua 'Ebenezer' dengan Johnny Depp
Paramount rilis trailer kedua 'Ebenezer' karya Ti West; Johnny Depp kembali sebagai Ebenezer Scrooge dalam v...
Agnez Monica Akan Isi Opening Ceremony MotoGP Mandalika
Agnez Monica akan tampil di Opening Ceremony MotoGP Mandalika 2026 di Pertamina Mandalika International Circ...
Trailer Kedua Sense and Sensibility Rilis, Daisy Edgar-Jones Jadi Elinor
Trailer kedua adaptasi Jane Austen, Sense and Sensibility, dirilis 30 September 2026; Daisy Edgar-Jones meme...
Lyodra Rilis "Terkunci di Kamu" dengan 10 Lagu, Kolab Bilal
Lyodra umumkan album "Terkunci di Kamu" rilis 9 Oktober 2026, berisi 10 lagu termasuk kolaborasi dengan Bila...
MEOVV Siap Comeback dengan Single Album "GO HARD"
MEOVV akan merilis single album "GO HARD" berisi dua lagu pada 12 Oktober; rilis membawa tema pendewasaan da...
Barasuara Ungkap Proses Kreatif Lagu 'Api dan Mimpi' untuk GJLS
Barasuara mengungkap proses pembuatan lagu "Api dan Mimpi" untuk film GJLS: Berapi-Api, dimulai dari DM Rige...