Jasa Marga Perkuat Layanan Tol lewat Expert Sharing Session
PT Jasa Marga Tbk mengadakan Expert Sharing Session pada 1 Juli 2026 di Jasamarga Tollroad Command Center, Bekasi, untuk memperkuat transformasi layanan jalan tol dan meningkatkan pengalaman pelanggan serta keselamatan pengguna jalan.
Acara dan peserta
Diskusi ini dihadiri Direktur Utama Rivan A. Purwantono bersama jajaran direksi anak perusahaan dan ratusan karyawan jalan tol. Kegiatan berlangsung di JMTC dan dirancang sebagai program edukasi untuk mempercepat adopsi budaya pelayanan berfokus keselamatan.
Fokus transformasi layanan
Rivan menjelaskan perusahaan menggeser paradigma infrastruktur menjadi budaya pelayanan yang memprioritaskan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Ia menekankan pentingnya menciptakan total experience bagi pengguna jalan tol.
"Dampak dari perubahan paradigma ini tidak hanya untuk internal perusahaan, namun juga ke masyarakat agar semakin merasakan pengalaman terbaiknya selama berkendara. Tantangan kita adalah mewujudkan total experience yang berfokus pada keselamatan pengguna jalan."
Untuk mendukung tujuan tersebut, Jasa Marga mengembangkan sejumlah inovasi layanan berbasis teknologi. Inisiatif itu mencakup pengawasan kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL), sistem pengendalian internal bernama Troops, operasi pusat kendali JMTC, serta aplikasi digital Travoy sebagai ekosistem layanan bagi pengguna jalan tol.
Pandangan para pakar
Akademisi Prof. Mohammed Ali Berawi memaparkan konsep pembangunan ekosistem mobilitas cerdas yang berkelanjutan. Menurutnya, ada tiga pilar utama: perangkat keras, perangkat lunak, dan manusia.
"Strategi bisnis harus mampu menjawab kebutuhan pelanggan. Mobilitas yang cerdas juga harus saling terintegrasi ke dalam sebuah ekosistem."
Ia menilai Jasa Marga sudah menunjukkan kemajuan, terutama melalui keberadaan command center yang memanfaatkan data untuk pengambilan keputusan berbasis teknologi serta Travoy sebagai inovasi layanan digital.
"Pengembangan teknologi ini harus diimbangi dengan komitmen terhadap keberlanjutan karena pembangunan hari ini merupakan warisan bagi generasi yang akan datang."
Pengalaman pelanggan dan strategi layanan
Praktisi bisnis Prof. Rhenald Kasali berbagi strategi untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada generasi baru. Ia mencontohkan pengalaman pribadi saat menerima bantuan dari petugas setelah pecah ban di KM 62.
"Menghadapi generasi baru ini caranya harus berbeda karena pendekatan algoritma baru ikut mengubah cara orang mengambil keputusan hingga melahirkan experience yang baru pula."
Rhenald memuji pendekatan manajemen yang mengoptimalkan aset digital seperti Travoy untuk meningkatkan customer experience.
Dampak dan langkah ke depan
Manajemen Jasa Marga menyatakan kemampuan menciptakan nilai tambah menjadi tolok ukur keberhasilan bisnis. Perusahaan juga melakukan rejuvenasi fasilitas rest area agar berfungsi sebagai destinasi wisata dan memenuhi ekspektasi pengguna.
Dengan inovasi teknologi dan pembaruan budaya layanan, Jasa Marga menargetkan pelayanan prima bagi sekitar 3,5 juta kendaraan yang melintasi jaringan tol setiap hari. Sinergi lintas sektor diharapkan mempercepat transformasi menuju perjalanan yang lebih aman dan nyaman.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Menkeu Serahkan RUU Pusat Finansial Internasional ke DPR
Menkeu Purbaya serahkan RUU PFII ke DPR (2 Juli 2026) untuk menjadikan Indonesia pusat keuangan internasiona...
Rupiah Melemah 43 Poin ke Rp17.995, Tekanan Dolar AS Kian Kuat
Rupiah ditutup melemah 0,24% (43 poin) ke Rp17.995 per dolar AS akibat sentimen domestik dan tekanan ekstern...
Neraca Perdagangan Jan–Mei 2026 Surplus USD4,03 Miliar
Neraca perdagangan Indonesia Januari–Mei 2026 surplus USD4,03 miliar; Mei defisit USD1,61 miliar dipicu defi...
DPR Siapkan Aturan Penyelesaian Sengketa UMKM Digital
DPR mendorong revisi UU Perlindungan Konsumen untuk atur transaksi digital dan jadi dasar solusi sengketa an...
Kapal Pride Ditunda Melintas Selat Hormuz, Pertamina Utamakan Keselamatan
Pertamina menunda pelayaran kapal Pride akibat memanasnya Selat Hormuz, prioritas pada keselamatan awak, kar...
Doo Financial Perkuat Layanan Trading dengan 'Trade Like Champions'
Doo Financial Futures menghadirkan 'Trade Like Champions' untuk memperkuat layanan trading, edukasi pasar, d...