Doo Financial Perkuat Layanan Trading dengan 'Trade Like Champions'
PT Doo Financial Futures memperkuat layanan trading untuk menjawab meningkatnya minat investasi masyarakat Indonesia. Pengumuman ini disampaikan pada Kamis, 2 Juli 2026 di Jakarta sebagai bagian dari strategi menghadirkan platform yang lebih mudah diakses, cepat, dan aman bagi trader ritel dan profesional.
Penguatan layanan dan strategi
Perusahaan meluncurkan semangat "Trade Like Champions" sebagai landasan peningkatan layanan. Upaya ini mengombinasikan teknologi modern dan standar operasional global dari Doo Group. Tujuannya memberi eksekusi transaksi yang cepat dan stabilitas sistem di tengah dinamika pasar global.
"Investor saat ini membutuhkan platform yang mudah diakses, memiliki eksekusi cepat, serta stabilitas yang dapat diandalkan. Didukung standar operasional global dari Doo Group dan semangat kompetitif yang terinspirasi dari kemitraan kami bersama Manchester United, kami ingin menghadirkan pengalaman trading modern dan profesional bagi trader Indonesia."
— Ariston Tjendra, Direktur Utama PT Doo Financial Futures (Jakarta, 2 Juli 2026)
Edukasi pasar dan market brief
Doo Financial Futures menempatkan edukasi sebagai pilar penting. Perusahaan menyelenggarakan sesi market brief yang dipandu analis Lukman Leong. Peserta mendapat paparan prospek ekonomi global sepanjang 2026 dan faktor yang dapat memengaruhi pergerakan pasar.
Menurut perusahaan, peningkatan literasi keuangan mendorong pertumbuhan trading di Indonesia. Karena itu, edukasi ditujukan untuk membantu investor ritel membuat keputusan berdasarkan analisis yang matang.
Program promosi dan akses pasar
Untuk menarik pengguna baru dan meningkatkan loyalitas, perusahaan meluncurkan beberapa program promosi. Rangkaian program tersebut meliputi:
- Bonus registrasi akun
- Hadiah merchandise eksklusif untuk peserta program tertentu
- Kesempatan mengikuti perjalanan ke Stadion Old Trafford di Inggris
Selain promosi, Doo Financial Futures menegaskan layanan berbasis financial technology dengan infrastruktur global. Pengguna dapat mengakses pasar internasional tanpa ketentuan minimum untuk deposit maupun penarikan dana.
Dampak dan prospek
Penguatan layanan, edukasi, dan inovasi teknologi diharapkan memperkuat ekosistem trading di Indonesia. Perusahaan menargetkan membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat agar dapat berpartisipasi di pasar keuangan global secara profesional dan bertanggung jawab.
Ke depan, keberhasilan inisiatif ini bergantung pada adopsi pengguna dan stabilitas operasional di tengah fluktuasi pasar internasional.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Grab Luncurkan Group Ride: Berbagi Ongkos hingga 50%
Grab meluncurkan fitur Group Ride sejak April 2026 untuk atur perjalanan bersama lewat satu pemesanan, denga...
Mobilitas Kereta Api Sumatra Capai 11,34 Juta Penumpang
KAI mencatat 11.342.350 pergerakan penumpang di Sumatra (Jan–Sep 2026), naik 12,02% dibandingkan 2025.
Kemenko Hilirisasi dan Energi Diharap Percepat Transisi Energi
Imaduddin Abdullah menilai pembentukan Kemenko Hilirisasi dan Energi percepat transisi energi, hilirisasi, d...
Hilirisasi Nikel Dorong PNBP Capai Rp21 Triliun
Hilirisasi nikel mendorong ekspor USD6,54 miliar dan PNBP mencapai Rp21 triliun hingga 31 Agustus 2026, namu...
Harga Emas Pekan Depan Diprediksi Fluktuatif, Waspada Saat Beli
Harga emas dunia diperkirakan berfluktuasi tajam pekan depan karena pengaruh indeks dolar AS dan harga minya...
Indonesia Kuasai 0,9% Pasar Ekspor Bambu, Kemenperin Dorong Penguatan Hulu
Kemenperin sebut Indonesia kuasai 0,9% pasar ekspor bambu global; AKB 2026 digelar untuk perkuat pasokan dan...