Tiket Diskon KAI Capai 1,24 Juta, Okupansi Tembus 105,75%
PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat 1.242.114 unit tiket diskon selama masa libur sekolah, atau setara okupansi kumulatif 105,75% dari kapasitas kursi. Data tersebut dipublikasikan pada 2 Juli 2026 dan merefleksikan permintaan tinggi saat program Diskon Transportasi 30% berjalan pada 20 Juni–5 Juli 2026.
Data dan angka utama
KAI melaporkan total penumpang selama periode libur sekolah mencapai 3.164.814 orang. Rinciannya, 1.240.358 penumpang memanfaatkan tiket diskon dan 1.924.456 penumpang tidak menggunakan diskon. Puncak pemesanan tiket diskon terjadi pada 28 Juni 2026 dengan 90.366 pelanggan.
Kebijakan potongan tarif 30% ini diumumkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, sebagai stimulus untuk meringankan beban perjalanan masyarakat. KAI menjalankan program ini berkolaborasi dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.
"Untuk moda transportasi kereta api, diberikan potongan tarif sebesar 30 persen dari harga tiket untuk periode perjalanan 20 Juni–5 Juli 2026," ujar Airlangga.
Stasiun dan rute favorit
Beberapa stasiun mencatat angka keberangkatan dan kedatangan tertinggi. Stasiun Pasar Senen menjadi stasiun keberangkatan terbanyak dengan 134.988 pelanggan, diikuti Stasiun Yogyakarta dengan 84.951 keberangkatan.
Untuk tujuan, Pasar Senen juga menjadi favorit dengan 126.728 pelanggan yang tiba, sementara Yogyakarta mencatat 86.269 kedatangan. Armada Joglosemarkerto tercatat sebagai layanan terfavorit dengan 64.284 pelanggan.
Manfaat program menurut KAI
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyatakan bahwa program diskon memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Menurutnya, okupansi di atas 100% menunjukkan pemanfaatan kursi yang optimal sepanjang lintas perjalanan.
"Program Diskon Transportasi 30% memberi ruang bagi masyarakat untuk merencanakan perjalanan libur sekolah dengan lebih hemat. Okupansi kumulatif yang melampaui 100% menunjukkan bahwa kursi kereta api termanfaatkan secara optimal sepanjang lintas perjalanan," kata Anne.
Anne juga menyoroti beragam tujuan perjalanan pelanggan, mulai dari liburan keluarga, pelajar, hingga aktivitas ekonomi dan wisata di kota-kota tujuan. Stasiun menjadi titik mobilitas sekaligus ruang ekonomi lokal.
"KAI berterima kasih atas kepercayaan masyarakat yang memilih kereta api selama masa libur sekolah. Melalui dukungan stimulus dari Pemerintah dan kolaborasi bersama DJKA Kemenhub, KAI akan terus menghadirkan layanan yang aman, nyaman, tertib, dan mudah diakses oleh pelanggan," ujar Wisnu Pramudya, Executive Vice President Corporate Secretary KAI.
Dampak dan prospek
Angka pemesanan dan okupansi tinggi menegaskan peran kereta api dalam mobilitas massal pada periode libur. Ke depan, KAI dan pemangku kepentingan akan mengevaluasi efektivitas program untuk merencanakan stimulus serupa pada momen puncak perjalanan berikutnya.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Program TEKAD Dorong Produk Lokal Manggarai Bernilai Tambah
Dinas PMD Manggarai dorong kelompok tani Program TEKAD olah dan kemas produk lokal agar bernilai tambah dan...
Kode Homemade Batam: Frozen Food Tanpa Pengawet dan Ekspor
Kode Homemade Batam memproduksi frozen food dan camilan tanpa pengawet sejak 2021, kini melayani pesanan nas...
Moora Fresh: Inspirasi Usaha Kuliner dari Manokwari
Alfiana Ida Matini berbagi perjalanan membangun Moora Fresh di Manokwari, menekankan kualitas, sentuhan loka...
Inovasi dan Digitalisasi Kunci UMKM Naik Kelas
Noorahmiati: inovasi, manajemen, dan digitalisasi jadi kunci agar UMKM rumahan dapat naik kelas dan berkelan...
Perayaan HUT RI di Sidodadi Dongkrak Pendapatan UMKM
Perayaan HUT RI Ke-81 di Dusun Sidodadi, Lampung Tengah, meningkatkan pendapatan UMKM hingga tiga kali lipat...
UMKM Malinau Gelar Olahraga Bersama Semarakkan HUT ke-81 RI
Pelaku UMKM di PLB Malinau menggelar senam dan permainan pada 19 Agustus 2026 untuk memeriahkan HUT ke-81 RI...