Ruijie dan Telkom Siapkan Solusi Jaringan Berbasis AI
Pada Rabu, 5 Agustus 2026, Ruijie Networks mengumumkan kerja sama strategis dengan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk untuk menghadirkan solusi jaringan generasi berikutnya berbasis AI bagi pelanggan korporasi di Indonesia. Kolaborasi ini bertujuan mempercepat transformasi digital dan memperkuat ekosistem digital nasional melalui integrasi teknologi jaringan dan layanan digital.
Ruang lingkup kerja sama
Bentuk kerja sama menempatkan Telkom sebagai integrator layanan digital yang memadukan kapabilitas konektivitas, komputasi awan, dan keamanan siber dengan teknologi jaringan Ruijie. Ruijie membawa pengalaman operasional di 147 negara dan dukungan lebih dari 20.000 mitra global.
Fokus awal kolaborasi dibagi dalam tiga bidang utama:
- Pengembangan infrastruktur jaringan generasi berikutnya melalui implementasi teknologi switching, routing, dan Wi-Fi terbaru untuk memperbaiki kualitas konektivitas di kota dan daerah.
- Penyediaan solusi jaringan berbasis AI lewat portofolio Cybrey, mencakup firewall CF, gateway CR, dan solusi berbasis cloud dengan klaim percepatan implementasi hingga lima kali lipat serta pengurangan total cost of ownership (TCO) hingga 50%.
- Peningkatan dukungan layanan untuk penyedia layanan internet (ISP) dan pelanggan korporasi, khususnya segmen usaha kecil dan menengah (UKM).
Manfaat teknologi Cybrey
Portofolio Cybrey dari Ruijie diproyeksikan mempercepat penyebaran layanan dan menurunkan biaya operasional. Telkom berharap integrasi ini menghadirkan solusi yang lebih andal dan aman untuk beban kerja yang mulai mengandalkan automasi dan kecerdasan buatan.
Dukungan untuk ISP dan UKM
Kolaborasi juga menargetkan peningkatan layanan untuk ISP dan pelaku usaha di berbagai daerah. Dengan peningkatan infrastruktur dan solusi terkelola, Telkom dan Ruijie berupaya memperkecil kesenjangan konektivitas antara area perkotaan dan pedesaan serta memberi akses teknologi yang lebih ramah biaya bagi UKM.
Respons perusahaan
Wakil Presiden Strategic Global Partnership & Synergy Telkom Indonesia, Arfianto Ramadhian, menyatakan kerja sama ini memperkuat kapabilitas solusi korporasi Telkom. Ia menekankan pentingnya kolaborasi teknologi global untuk memenuhi kebutuhan bisnis yang dinamis.
"Di Telkom, kami terus memperkuat kapabilitas solusi korporasi melalui kolaborasi dengan mitra teknologi global yang menghadirkan keahlian dan inovasi komplementer. Kemitraan dengan Ruijie memperluas kemampuan kami dalam menghadirkan solusi jaringan end-to-end yang andal, skalabel, dan sesuai dengan kebutuhan bisnis pelanggan yang terus berkembang. Bersama, kami bertujuan membantu perusahaan mempercepat transformasi digital mereka sekaligus menciptakan nilai jangka panjang melalui inovasi."
Sementara itu, Country Manager Ruijie Networks Indonesia, Bobby Wen, menilai kolaborasi ini memperkuat kehadiran Ruijie di Asia Pasifik dan akan memadukan jangkauan pasar Telkom dengan inovasi jaringan Ruijie untuk mendukung berbagai institusi di Indonesia.
Prospek ke depan
Kerja sama ini dipandang sebagai langkah strategis untuk mempercepat adopsi solusi jaringan berbasis AI di pasar korporasi Indonesia. Kedua perusahaan akan menguji implementasi di sejumlah wilayah sebelum memperluas layanan ke segmen yang lebih luas, termasuk UKM.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Menaker: Kesenjangan Kompetensi Lulusan Harus Segera Diatasi
Menaker Yassierli minta penguatan pendidikan STEM dan kolaborasi untuk atasi mismatch kompetensi lulusan den...
Cadangan Devisa Indonesia Turun Jadi USD145,3 Miliar Juli 2026
Cadangan devisa turun ke USD145,3 miliar per akhir Juli 2026 akibat penerbitan global bond dan intervensi st...
OJK: Efek Berbasis Keberlanjutan Rp85,15 T per Juni 2026
OJK mencatat efek berbasis keberlanjutan mencapai Rp85,15 triliun hingga Juni 2026; aset reksa dana ESG Rp8,...
Harga Emas Antam Terkoreksi Rp29.000 per Gram, Simak Daftarnya
Harga emas Antam turun Rp29.000 per gram pada Jumat, 7 Agustus 2026; 1 gram dihargai Rp2.650.000 dan buyback...
Manufaktur Lampaui Ekonomi, SBIN Percepat Industrialisasi
Industri pengolahan nonmigas tumbuh 5,32% pada Q2 2026 dan melampaui ekonomi nasional; Menperin: SBIN percep...
Indonesia Susun Agenda Industri BRICS melalui PartNIR
Indonesia aktif menyusun Joint Declaration BRICS lewat PartNIR, mendorong inovasi industri, manufaktur hijau...