Diresmikan Prabowo: Profil RSUD K.H. Muhammad Thohir Krui
Presiden Prabowo Subianto meresmikan RSUD K.H. Muhammad Thohir Krui di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung pada Rabu, 10 Juni 2026. Peresmian ini menandai hadirnya rumah sakit tipe C dengan kapasitas lebih besar dan fasilitas medis modern untuk layanan publik setempat.
Peresmian dan pesan presiden
Dalam acara peresmian, Presiden meminta rumah sakit dikelola secara profesional dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Ia menekankan pentingnya kebersihan dan manfaat langsung bagi warga.
Saya berpesan agar rumah sakit ini dikelola dengan baik, dijaga kebersihannya, rakyat masyarakat harus merasakan manfaat nyata dari kehadiran rumah sakit ini. Saya berharap RSUD ini, RSUD Kiai Haji Muhammad Tohir Krui akan menjadi pusat pelayanan kesehatan yang memuaskan masyarakat Pesisir Barat.
Profil singkat dan pembangunan
Groundbreaking rumah sakit dilakukan pada 13 Juni 2025 oleh Menteri Kesehatan. Bangunan berdiri di atas lahan seluas 48.000 meter persegi dan berstatus akreditasi paripurna. Pembangunan rampung dengan progres fisik 100 persen pada Desember 2025 melalui skema Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC).
Nilai investasi pembangunan mencapai Rp152,99 miliar, bersumber dari APBN tahun anggaran 2025. Rumah sakit diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat.
Fasilitas dan kapasitas
RSUD K.H. Muhammad Thohir Krui kini memiliki 137 unit tempat tidur, meningkat dari sebelumnya 98. Fasilitas modern disiapkan untuk menunjang layanan madya dan rujukan di wilayah.
- ICU dan ICVCU
- Layanan hemodialisa
- Kamar operasi
- Radiologi dan laboratorium
- Layanan rawat jalan dan ruang kelas rawat inap (KRIS)
Tenaga medis dan fokus layanan
Direktur Utama rumah sakit adalah dr. Eva Hadaniah. Susunan tenaga kesehatan meliputi:
- 13 dokter umum
- 76 perawat
- 52 bidan
- 5 dokter spesialis aktif (anak, obgyn, bedah, radiologi, anestesi)
Target layanan utama difokuskan pada pelayanan tingkat madya seperti penanganan kanker, stroke, uro negrologi, serta kesehatan ibu dan anak.
Dampak dan konteks
Kehadiran RSUD ini menunjukkan perluasan layanan kesehatan modern ke wilayah pesisir. Di bawah kepemimpinan pemerintah saat ini, pembangunan fasilitas kesehatan tidak lagi terpusat di kota besar, melainkan diperluas hingga daerah pesisir, perbatasan, dan terpencil.
Dengan fasilitas dan tenaga yang disiapkan, rumah sakit diharapkan meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Pesisir Barat ke depan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Mendag: Pangan Bukan Instrumen Tekanan Geopolitik
Mendag Budi Santoso menegaskan pangan tak boleh jadi alat tekanan geopolitik dan mendorong solusi WTO untuk...
MenPPPA Pastikan Pendampingan Terbuka bagi Korban Perundungan
MenPPPA Arifah Fauzi memastikan layanan pendampingan tetap tersedia bagi anak korban perundungan; Kemenkes b...
Kemenperin Buka Ruang Gen Z untuk Kembangkan Industri Batik
Kemenperin ajak Gen Z berperan dalam pengembangan industri batik melalui desain, teknologi, dan pemasaran di...
Tokoh Konghucu Budi Tanuwibowo Masuk Wantimpres
Budi Tanuwibowo dilantik jadi anggota Wantimpres; ia terharu karena komunitas Konghucu yang minoritas mendap...
MenPPPA Pastikan Penanganan Perundungan Anak di Tangsel
MenPPPA Arifah Fauzi pastikan penanganan dugaan perundungan anak di Tangerang Selatan prioritaskan keamanan,...
Komdigi Minta Operator Ubah Paket Non-Rollover
Komdigi minta operator segera ubah paket non-rollover agar sisa kuota dilindungi secara ekonomi, bukan hanya...