Sumut Akan Bangun RS Internasional di Medan yang Layani BPJS
Medan — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara merencanakan pembangunan rumah sakit bertaraf internasional di pusat Kota Medan yang tetap melayani peserta BPJS Kesehatan. Rencana ini dibahas pada rapat di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, pada Senin (18/5), melibatkan OPD, BUMD, dan direksi RS Haji Medan.
Tujuan dan fokus layanan
Gubernur Bobby Nasution mendorong percepatan layanan kesehatan unggulan untuk masyarakat. Ia menekankan kesiapan fasilitas, peralatan medis, SDM, dan mutu pelayanan agar pasien mendapatkan layanan maksimal. Selain itu, Gubsu menginginkan fasilitas rumah sakit modern yang nyaman layaknya hotel berbintang lima namun tetap terjangkau bagi peserta BPJS.
Skema pembiayaan dan pengelolaan
Kepala Dinas Kesehatan Sumut, Faisal Hasrimy, menjelaskan rumah sakit ini akan dibangun lewat Kerja Sama Operasional (KSO) antara pemerintah dan swasta. Skema KSO dipilih untuk mempercepat operasional sambil meminimalkan risiko pengelolaan SDM dan manajemen.
"Dengan sistem KSO, Pemprov Sumut tidak perlu membangun kapasitas operasional rumah sakit dari nol. Selain itu, mitigasi risiko SDM dan manajemen lebih baik, operasional lebih cepat, aset tetap dimiliki pemerintah, fleksibel secara administratif, dan kualitas layanan tetap terjaga," kata Faisal Hasrimy.
Faisal menambahkan bahwa skema ini memungkinkan pemerintah mempertahankan kepemilikan aset sambil memanfaatkan keahlian mitra swasta untuk operasional.
Partner proyek
Proyek ini merupakan kolaborasi beberapa pihak. Menurut penjelasan rapat, pihak yang terlibat meliputi:
- PT Dirga Surya
- PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara
- RS Haji Medan
- RS Mitra (RS An-Nisa)
- PT Bank Sumut
Dalam skema KSO, PT Dirga Surya menyediakan aset. RS Mitra akan mengelola layanan operasional sesuai standar profesional. Sementara RS Haji Medan bertugas memastikan mutu layanan, tata kelola, dan keberlanjutan rumah sakit.
Fasilitas, kapasitas, dan lokasi
Rumah sakit itu direncanakan setinggi enam lantai dengan kapasitas sekitar 250 tempat tidur. Fasilitas akan dilengkapi peralatan medis modern dan tenaga medis yang kompeten untuk mendukung layanan berkualitas.
Lokasinya berada di pusat Kota Medan dan berdekatan dengan dua rumah sakit bertaraf internasional lainnya yang saat ini belum melayani pasien BPJS. Pemerintah berharap lokasi strategis ini memudahkan akses pasien dari berbagai wilayah.
Dampak bagi BPJS dan masyarakat
"Rumah sakit bertaraf internasional ini untuk pasien BPJS Kesehatan. Tujuannya mewujudkan layanan kesehatan terpadu, bermutu tinggi, berkelanjutan, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat dan daerah," ujar Faisal.
Dengan adanya fasilitas baru ini, diharapkan peserta BPJS mendapatkan akses ke layanan rujukan berkualitas tanpa harus membayar layanan non-BPJS yang mahal. Proyek juga diharapkan meningkatkan kapasitas layanan rujukan regional dan menciptakan lapangan kerja di bidang kesehatan.
Ke depan, pemerintah daerah akan menuntaskan perincian teknis, termasuk jadwal konstruksi dan pembagian tanggung jawab operasional, sebelum memulai pembangunan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
DPRK Aceh Selatan Tahan Dukungan Usulan WPR Sampai Diverifikasi
DPRK Aceh Selatan menunda dukungan usulan WPR hingga Pemkab lakukan sosialisasi, persetujuan keuchik, dan ve...
Polwan Pematangsiantar Perketat Disiplin Jelang HUT ke-78
Polwan Polres Pematangsiantar gelar Gaktiblin pada 18 Agustus untuk tingkatkan disiplin dan profesionalisme...
Jenazah Anak 8 Tahun Ditemukan di Bawah Jembatan Sigagak
Jenazah Hidayah Sitanggang, anak 8 tahun yang hanyut di Bah Sosopan, ditemukan Rabu (19/8) di bawah jembatan...
UMSU Serahkan Smart Vineyard IoT dan Irigasi Surya di Deliserdang
UMSU serahkan Smart Vineyard berbasis IoT dan irigasi tetes tenaga surya kepada petani anggur di Deliserdang...
Polrestabes Medan Tangkap 3 Pelaku Jual Narkoba di Kafe
Polrestabes Medan menangkap tiga pelaku penjualan narkoba di kafe Jalan Darusalam, menyita dua bungkus vape...
FORMASSU-SMAM Mendesak Pemko Medan Segera Bantu Korban Puting Beliung
FORMASSU dan SMAM mendesak Pemko Medan segera melakukan pendataan dan menyalurkan bantuan darurat serta prog...