Menbud: Revitalisasi Desa Sade NTB Tunggu Konsep Desain
Menteri Kebudayaan Fadli Zon
Status konsep dan desain
Kementerian Kebudayaan belum dapat memastikan persentase progres revitalisasi karena desain kawasan masih dalam tahap perencanaan. Para arsitek yang ditunjuk sedang menyiapkan rancangan penataan kawasan adat tersebut.
Fadli Zon menyatakan pemerintah akan menunggu hasil rancangan itu sebelum menyusun langkah berikutnya. Setelah desain final, baru akan dibuat roadmap dan jadwal pelaksanaan bertahap.
Fokus keselamatan dan mitigasi bencana
Pemerintah menekankan bahwa revitalisasi tidak hanya mengembalikan kondisi fisik, tetapi juga memperkuat mitigasi bencana. Penataan ulang memperhatikan jarak antar rumah dan pemilihan material untuk mengurangi risiko kebakaran.
Harus ada mitigasi, antisipasi, supaya tidak terulang kembali arena ini banyak bahan-bahannya yang mudah terbakar. Juga jaraknya.
Langkah ini penting mengingat banyak bahan bangunan tradisional yang mudah terbakar. Oleh karena itu desain baru akan mengintegrasikan unsur keselamatan tanpa menghilangkan nilai budaya.
Koordinasi antar lembaga
Kementerian Kebudayaan menyebut terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah. Koordinasi ini diperlukan agar penataan kawasan berjalan terpadu dan tidak tumpang tindih tanggung jawab.
Fadli Zon menegaskan Direktorat Jenderal Perlindungan Kebudayaan akan mengkoordinasikan pengelolaan anggaran dan rekonstruksi setelah desain disepakati.
Perkiraan anggaran dan sasaran fisik
Sebelumnya, estimasi biaya rekonstruksi disebut berada di kisaran Rp 25–30 miliar. Perhitungan itu mengacu pada kebutuhan pemulihan untuk keseluruhan kawasan adat.
- Jumlah rumah adat: 75 unit
- Kios: 65 unit
- Masjid: 1 unit
- Area kawasan: termasuk fasilitas pendukung
Karena setahu saya kurang lebih untuk rekonstruksi itu mungkin di antara Rp 25 sampai Rp 30 miliar kalau tidak salah. Dengan jumlah 75 rumah adat, 65 kios, ada 1 masjid, dan juga kawasan area.
Tahapan pelaksanaan
Jika desain telah selesai, pemerintah akan menyusun roadmap pelaksanaan dan memulai program secara bertahap sejak tahun pertama. Tahapan ini akan mengatur prioritas rekonstruksi, alokasi anggaran, dan pengawasan pelaksanaan.
Revitalisasi Desa Sade ditargetkan tidak hanya memperbaiki fisik, tetapi juga menjaga kesinambungan budaya sambil meningkatkan aspek keselamatan dan ketahanan bencana bagi penduduk adat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Siapkan Pusat Rehabilitasi untuk Warga Binaan Narkotika
Pemerintah siapkan pusat rehabilitasi dan reedukasi bagi warga binaan pengguna narkotika untuk atasi overkap...
BMKG Waspadai Hujan Lebat, Petir, Angin Kencang 5-8 Okt
BMKG keluarkan peringatan dini hujan lebat, petir, dan angin kencang pada 5-8 Oktober 2026; waspadai empat w...
Prabowo Pimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap
Presiden Prabowo memimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap, 5 Oktober 2026; melibatkan 3.378 personel...
HUT TNI ke-81: DPR Dorong Modernisasi Hadapi Perang Modern
DPR mendesak modernisasi alutsista dan peningkatan pelatihan TNI menjelang HUT ke-81, seiring anggaran 2027...
Dua Induk Badak Sumatera Bunting di Way Kambas, Harapan Konservasi
Dua induk badak sumatera, Ratu dan Delilah, dinyatakan bunting di Suaka Rhino Sumatra Way Kambas; pemantauan...
Prabowo Minta Bakom Gunakan Bahasa Sederhana dan Dengarkan Rakyat
Presiden Prabowo minta Bakom gunakan bahasa sederhana, jelaskan alasan kebijakan, dan dengarkan masukan masy...