Lokal

Wabup Aceh Besar Perkuat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Jantho

Bagikan:
Wakil Bupati Aceh Besar memimpin rakor pengendalian inflasi di Jantho

Kota Jantho, Aceh Besar — Wakil Bupati Aceh Besar, Drs H Syukri A Jalil, memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah di Ruang Kerja Sekda, Senin (5/10). Rakor ini dihadiri sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan unsur Forkopimda untuk membahas pemantauan harga komoditas pangan dan ketersediaan pasokan.

Pengendalian inflasi butuh kerja lintas sektor

Syukri menekankan pengendalian inflasi harus dilakukan bersama antarinstansi. Targetnya adalah menjaga ketersediaan dan distribusi bahan kebutuhan pokok agar tidak terjadi lonjakan harga yang membebani masyarakat.

"Pengendalian inflasi harus dilakukan secara bersama-sama. Kita perlu memastikan ketersediaan dan distribusi bahan kebutuhan pokok tetap aman sehingga tidak terjadi lonjakan harga yang membebani masyarakat,"

Menurutnya, stabilitas harga pangan berpengaruh langsung terhadap daya beli dan kondisi ekonomi masyarakat. Karena itu, koordinasi antarlembaga menjadi prioritas dalam rakor tersebut.

Pemantauan harga dan pasokan di pasar

Wabup meminta OPD terkait terus memantau harga dan pasokan komoditas strategis di pasar. Ia menegaskan setiap gejolak harga harus segera ditangani melalui langkah yang terkoordinasi.

"Kita minta OPD terkait terus melakukan pemantauan di lapangan. Setiap potensi kenaikan harga harus segera diantisipasi agar tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar,"

Pemantauan lapangan dimaksud mencakup observasi harga, ketersediaan stok, dan distribusi, sehingga intervensi dapat dilakukan lebih awal jika ditemukan anomali.

Sinergi pemerintah daerah dan Forkopimda

Selain pemantauan, rakor juga memperkuat sinergi antara Pemkab dan Forkopimda. Langkah ini penting untuk merespons berbagai faktor yang dapat memengaruhi inflasi daerah secara lebih cepat dan terarah.

Syukri menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjaga koordinasi dan mengambil langkah yang diperlukan agar kebutuhan pokok tetap tersedia dan terjangkau bagi masyarakat.

Dampak dan langkah ke depan

Stabilitas harga pangan menjadi fokus karena dampaknya langsung pada kemampuan beli masyarakat. Penguatan pemantauan dan koordinasi dinilai sebagai langkah awal yang strategis untuk mencegah tekanan inflasi lebih lanjut.

Ke depan, pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan harga dan siap melakukan tindakan koordinatif jika muncul tekanan harga pada komoditas penting.

Catatan: Rapat berlangsung di Kota Jantho dan melibatkan unsur OPD serta Forkopimda Aceh Besar. Pemerintah daerah menegaskan komitmen menjaga ketersediaan kebutuhan pokok.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait