Lokal

Taput Rayakan Hari Jadi ke-81, Bupati Paparkan Prioritas Pertanian

Bagikan:
Bupati dan Wakil Bupati menerima defile dari 15 kecamatan menampilkan hasil bumi dan produk khas daerah

TARUTUNG — Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat memaparkan capaian pembangunan dan arah kebijakan daerah pada puncak peringatan Hari Jadi ke-81 Kabupaten Tapanuli Utara, Senin 5 Oktober 2026, di Stadion Serbaguna Tarutung. Pidato berlangsung sekitar satu jam dan sekaligus menegaskan prioritas pembangunan daerah ke depan, terutama pada sektor pertanian berkelanjutan.

Capaian dan program prioritas pertanian

Dalam pidatonya, Bupati Jonius mengurai capaian di sektor pertanian sejak awal masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan. Pemerintah daerah menjadikan tema "Pertanian Berkelanjutan untuk Ekonomi Tapanuli Utara yang Maju" sebagai pijakan kebijakan untuk meningkatkan produktivitas dan ketahanan pangan.

  • Penanaman kopi Arabika seluas 845 hektare sebagai bagian dari program 2,2 juta bibit kopi.
  • Kawasan Pertanian Terpadu Sijaba seluas 50 hektare dengan konsep zero waste.
  • Penyaluran 525 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) senilai Rp12,96 miliar.
  • Pemberian 131 akta notaris badan hukum gratis kepada kelompok tani untuk penguatan kelembagaan.
  • Penanaman padi seluas 100 hektare di Kecamatan Purbatua dan jagung seluas 50 hektare di Si Jaba, Kecamatan Siborongborong.

Infrastruktur dan pemulihan pascabencana

Pemkab melaporkan pembangunan sejumlah infrastruktur vital pascabencana. Di antaranya, pembangunan 25 jembatan melalui kolaborasi dengan TNI, Polri, dan Yayasan Buddha Tzu Chi. Selain itu, dibangun 40 unit Hunian Sementara (Huntara) dan 161 unit Hunian Tetap (Huntap) di Kecamatan Adiankoting untuk mempercepat pemulihan masyarakat terdampak.

Pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik

Pada bidang SDM, Pemkab meluncurkan program Tapasada Academy atau Satu Sarjana Dalam Keluarga. Dana CSR pendidikan lebih dari Rp523 juta disalurkan kepada 720 mahasiswa berprestasi. Pemerintah daerah juga mengapresiasi putra-putri Taput yang meneruskan studi ke sekolah unggulan nasional dan perguruan tinggi luar negeri.

Di sektor kesehatan, capaian Universal Health Coverage (UHC) disebut mencapai 98,8 persen. RSUD Tarutung meresmikan layanan MRI dan Kateterisasi Jantung (Cath Lab). Pemerintah juga mempersiapkan pengoperasian Mall Pelayanan Publik di eks Gedung Nasional Tarutung.

Tata kelola pemerintahan dan dukungan provinsi

Pemkab Tapanuli Utara mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk kali ke-12 berturut-turut. Pemerintah daerah juga meraih predikat "B" dalam pelaksanaan Reformasi Birokrasi dari Kementerian PAN-RB.

Mewakili Gubernur Sumatera Utara, Pj. Sekda Timur Tumanggor menyampaikan dukungan provinsi melalui alokasi Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp127 miliar untuk 2026. Dana itu diarahkan untuk infrastruktur, kesehatan, pendidikan, dan penguatan ekonomi masyarakat.

Rangkaian acara dan kehadiran

Puncak peringatan dihadiri oleh pejabat provinsi, kepala daerah kabupaten tetangga, pimpinan DPRD, Forkopimda, mantan kepala daerah, tokoh adat, tokoh agama, akademisi, pimpinan BUMN/BUMD, dunia usaha, serta perwakilan masyarakat dari 15 kecamatan. Rangkaian acara dimulai dengan ibadah bersama dan berlanjut defile dari setiap kecamatan yang menampilkan hasil bumi dan produk unggulan.

“Semoga melalui momentum peringatan Hari Jadi ke-81 ini, Kabupaten Tapanuli Utara semakin maju, mandiri, dan masyarakatnya semakin sejahtera,”

kata mantan Bupati Lundu Panjaitan saat memberi sambutan, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan.

Penutup

Pemerintah daerah menegaskan arah pembangunan berbasis pertanian berkelanjutan, peningkatan produktivitas, ketahanan pangan, dan penguatan ekonomi masyarakat sebagai agenda utama ke depan. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk merealisasikan target-target tersebut.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait