Lokal

Warga Sergai Laporkan Penyalahgunaan Barcode Pertalite ke Polres

Bagikan:
Ilustrasi pengisian BBM subsidi Pertalite di SPBU

Sergai — Seorang warga Kecamatan Dolok Merawan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), melapor dugaan penyalahgunaan barcode Pertalite miliknya ke Polres Tebingtinggi pada Senin (5/10). Pelapor, S. Damanik, menyampaikan pengaduan melalui Seksi Umum (SiUm) Polres Tebingtinggi setelah menduga barcode itu digunakan pihak lain tanpa izin di SPBU Limbong nomor 14206197.

Kronologi kejadian

Damanik mengetahui masalah ini saat akan mengisi Pertalite di salah satu SPBU di Kota Tebingtinggi. Saat transaksi, sistem menolak karena barcode miliknya tercatat sudah dipakai. Akibatnya, jatah pembelian BBM subsidi yang semestinya diterima tidak dapat digunakan.

Merasa dirugikan, Damanik menelusuri kejadian itu dan menemukan indikasi penggunaan barcode oleh pihak lain. Ia kemudian membawa kasus ini ke Polres agar segera diusut.

Tuntutan pelapor

S. Damanik berharap aparat kepolisian cepat mengungkap pelaku dan bagaimana barcode miliknya bisa dipakai tanpa sepengetahuannya. Ia juga menyuarakan kekhawatiran agar kejadian serupa tidak menimpa pengguna BBM subsidi lain.

"Saya berharap Kapolres Tebingtinggi dapat segera mengungkap siapa yang memakai barcode Pertalite saya," ujar Damanik.

"Bayangkan berapa kerugian negara dan rakyat pengguna kalau BBM subsidi dikarenakan oknum yang mencari keuntungan sendiri dengan cara yang salah," tambahnya.

Respon polisi

Menanggapi laporan tersebut, Kanit Tipidter Polres Tebingtinggi, Ipda NJ Silalahi, menyatakan pihaknya akan melakukan penyelidikan terkait dugaan kecurangan itu.

"Akan kami lakukan penyelidikan," kata Ipda NJ Silalahi.

Polisi berencana menelusuri riwayat penggunaan barcode untuk mengetahui siapa saja yang memakai kode tersebut dan apakah terdapat pelanggaran dalam penyaluran BBM bersubsidi.

Dampak dan langkah selanjutnya

Kejadian ini menyorot potensi kebocoran atau penyalahgunaan jatah BBM bersubsidi jika mekanisme barcode tidak terlindungi. Selain penyelidikan pidana, kasus semacam ini juga dapat mendorong pihak terkait meninjau kembali prosedur verifikasi dan keamanan barcode untuk mencegah penyalahgunaan.

Warga dan pengguna BBM subsidi diimbau memantau transaksi mereka dan segera melapor bila menemukan keanehan pada penggunaan barcode agar proses penegakan hukum dan perbaikan sistem dapat segera dilakukan.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait