Medan Proyeksikan Rp72,3 Miliar dari Rakernas APEKSI 2026
Medan — Wali Kota Medan Rico Waas memperkirakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026 akan mendorong perputaran ekonomi di Kota Medan hingga sekitar Rp72,3 miliar. Kegiatan ini berlangsung akhir Juni–awal Juli dan menyasar sektor perhotelan, pariwisata, UMKM, serta usaha lokal.
Proyeksi ekonomi dan belanja lokal
Rico Waas mengatakan sebagian besar dampak ekonomi datang dari jasa penyelenggaraan acara. Perhitungan Bappeda menunjukkan total proyeksi mencapai Rp72,3 miliar. Dari jumlah itu, sekitar Rp17 miliar merupakan belanja langsung peserta dan panitia kepada pelaku usaha lokal.
“Rp17 miliar itu merupakan belanja langsung kepada pelaku usaha lokal. Sementara total proyeksi perputaran ekonomi yang telah dihitung Bappeda mencapai kurang lebih Rp72,3 miliar,” ujar Rico Waas.
Menurut proyeksi, sektor hotel dan akomodasi menyumbang terbesar yaitu 37,30 persen, sedangkan sektor makanan, minuman, dan UMKM berkontribusi 11,27 persen.
Pelibatan UMKM dan pelaku usaha
Pemerintah Kota Medan melibatkan 294 pelaku UMKM dalam penyelenggaraan acara. Mereka tersebar di beberapa lokasi acara, antara lain:
- Mal Pelayanan Publik
- Hotel Santika Premiere Dyandra Medan
- Lapangan Benteng
Keterlibatan ini ditujukan untuk memastikan manfaat ekonomi langsung dirasakan pelaku usaha lokal.
Rangkaian acara dan partisipasi
Rangkaian Rakernas dimulai 28 Juni dengan kegiatan Youth City Changers (YCC). Agenda puncak berlangsung pada 1–4 Juli dan meliputi serangkaian pertemuan serta acara publik.
- 1 Juli: upacara Hari Jadi ke-436 Kota Medan, Mayors Forum, Mayors Talk, pembukaan Indonesia City Expo (ICE).
- 2 Juli: olahraga bersama, penanaman pohon, peresmian Tugu Kota Tangguh, sidang pleno, dan Colorful Medan Carnival yang diikuti delegasi dari 73 kota.
- 3 Juli: penutupan Indonesia City Expo.
- 4 Juli: Hiburan Rakyat sebagai penutup rangkaian acara.
Partisipasi tinggi tercatat dari anggota APEKSI. Dari 98 kota anggota, dipastikan hadir 88 wali kota, empat wakil wali kota, dua sekretaris daerah, dan satu pejabat perwakilan kepala daerah.
Tujuan forum dan harapan hasil
Selain menggerakkan ekonomi, Rakernas dimaksudkan sebagai ruang konsolidasi dan pertukaran pengalaman antarkota. Beberapa forum tematik dijadwalkan, termasuk Forum Pangan, Forum Bappeda, Forum Lingkungan Hidup, dan Forum Komunikasi Digital (Komdigi).
“Harapannya, Rakernas ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menghasilkan komitmen dan aksi nyata,” ujar Rico Waas.
Direktur Eksekutif APEKSI, Alwis Rustam, menilai tingginya partisipasi menunjukkan semangat kolaborasi antarkota di tengah tantangan fiskal. Menurutnya, Rakernas menjadi ruang merumuskan solusi bersama dan rekomendasi yang dapat ditindaklanjuti.
Rico Waas berharap Medan menjadi tuan rumah yang baik dan meninggalkan kesan positif bagi peserta. Penyelenggaraan yang lancar diharapkan ikut memperkuat citra dan perekonomian Kota Medan dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
GKPS Teladan Galang Dana untuk Rumah Dinas Pendeta di Medan
GKPS Resort Teladan menggalang dana di Medan untuk membangun rumah dinas pendeta, mendapat dukungan pimpinan...
Polrestabes Medan Gagalkan Peredaran 622 Kemasan Narkoba 'Vape Getar'
Polrestabes Medan menyita 622 bungkus permen berisi narkoba 'vape getar' dan menangkap satu kurir; pasokan d...
Dinkes Sumut: SPPG Berastagi Sudah Miliki SLHS, Lab Masih Periksa
Dinkes Sumut menyatakan SPPG Berastagi telah memiliki SLHS, namun hasil laboratorium masih diperiksa terkait...
Sekda Aceh Jamuan Paskibraka 2026: Apresiasi dan Pesan Pengabdian
Sekda Aceh jamu anggota Paskibraka 2026 di Pendopo Meuligoe, memberi apresiasi, pesan pengabdian, dan harapa...
HUT RI ke-81 di Gampong Leu Ue: Upacara Khidmat dan Seruan Persatuan
Peringatan HUT RI ke-81 di Gampong Leu Ue, Aceh Besar, berlangsung khidmat pada 17 Agustus dengan pesan pers...
4.833 Narapidana Aceh Terima Remisi HUT RI ke-81
Sebanyak 4.833 narapidana dan anak binaan di Aceh menerima remisi HUT RI ke-81; 25 orang langsung bebas sete...