Istana Bantah Purbaya Mundur dari Kabinet Merah Putih
Istana membantah kabar bahwa Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengundurkan diri dari Kabinet Merah Putih. Pernyataan resmi disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 4 Juni 2026, setelah beredarnya rumor pengunduran diri.
Penolakan resmi dari Istana
Menteri Sekretaris Negara menegaskan tidak ada rencana pengunduran diri. Ia bahkan mempertanyakan sumber rumor tersebut kepada awak media saat memberikan keterangan di Istana.
“Loh, dari mana itu?. Tidak ada, tidak ada rencana itu,”
Prasetyo menambahkan bahwa Purbaya sendiri sudah membantah kabar tersebut dan menegaskan pentingnya koordinasi antar lembaga untuk menjaga stabilitas fiskal.
Pernyataan Purbaya di DPR
Menteri Purbaya juga secara langsung membantah isu pengunduran diri saat hadir dalam Rapat Paripurna DPR RI yang mengesahkan Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK).
“Tidak ada (mundur). Itu rumors,”
Pernyataan itu menguatkan klaim Istana bahwa kabar pengunduran diri tidak berdasar.
Kondisi pasar dan kekhawatiran publik
Rumor pencalonan mundur muncul bersamaan dengan tekanan pasar. Nilai tukar rupiah melemah hingga menyentuh sekitar Rp18.000 per dolar AS, sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun pada sesi perdagangan Kamis.
- IHSG melemah 101,28 poin atau 1,70 persen ke level 5.839,78 pada penutupan 4 Juni 2026.
- Rupiah bergerak melemah di tengah tekanan pasar global dan sentimen lokal.
Meski demikian, Prasetyo dan Purbaya menekankan bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat, ditunjukkan oleh pertumbuhan ekonomi dan inflasi yang terkendali.
Koordinasi antar lembaga
Istana menyebut langkah utama saat ini adalah mempererat koordinasi antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan. Koordinasi itu berlangsung di bawah payung Kemenko Bidang Perekonomian untuk menjaga fiskal dan stabilitas sistem keuangan.
Prasetyo mengatakan, koordinasi erat dan intens diperlukan agar kebijakan fiskal dan moneter berjalan selaras menghadapi volatilitas pasar.
Proyeksi dan langkah ke depan
Pernyataan resmi Istana dan klarifikasi Purbaya di DPR dirancang untuk meredakan spekulasi. Pemerintah akan terus memantau pergerakan pasar dan memperkuat koordinasi antar lembaga terkait.
Situasi ini menegaskan bahwa komunikasi publik dan keterbukaan informasi menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan pasar dan stabilitas ekonomi.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kemenbud Usulkan Tari Zapin ke UNESCO untuk Perkuat Pelestarian
Kementerian Kebudayaan mengusulkan Tari Zapin ke UNESCO (29 Sept 2026) untuk memperkuat pelestarian lintas g...
Korlantas Buka Layanan Blokir ETLE di Samsat Seluruh Indonesia
Korlantas membuka layanan pengurusan blokir ETLE langsung di Samsat mulai 30 September 2026 untuk memudahkan...
STNK Digital Resmi Berlaku, Pengendara Tak Perlu Bawa STNK Fisik
Korlantas luncurkan STNK Digital lewat aplikasi Digital Korlantas; dokumen elektronik ini setara hukum denga...
Basarnas Alihkan Pencarian Jurnalis ke Operasi SAR Rutin
Basarnas tetap melanjutkan pencarian lima jurnalis lewat operasi SAR rutin; pencarian berlangsung 24 jam ses...
Wamensos Dorong Pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan
Wamensos mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan; Pemkab sediakan lahan 8,1 ha untuk m...
Menko Pangan Tawarkan Insentif Karbon untuk Investor Hijau
Menko Pangan Zulkifli Hasan tawarkan insentif pasar karbon untuk tarik investasi hijau di sektor pangan, sam...