Prabowo Terima PM Thailand Anutin di Istana Merdeka
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menerima kunjungan resmi Perdana Menteri Kerajaan Thailand, Anutin Charnvirakul, di Istana Merdeka, Jakarta, pada sore hari ini, Senin, 3 Agustus 2026. Kunjungan itu berlangsung untuk mempererat hubungan bilateral dan membahas kerja sama di sejumlah bidang strategis.
Kunjungan dan jadwal
Rombongan PM Anutin tiba di Jakarta pada 3 Agustus 2026 dan direncanakan berada di Indonesia selama dua hari, 3–4 Agustus 2026. Kedatangan ini merupakan kunjungan resmi pertama Anutin ke Indonesia sejak dilantik sebagai Perdana Menteri Thailand.
"Iya nanti sore PM Thailand Anutin akan datang ke Jakarta. Akan diterima Presiden Prabowo di Istana Merdeka jam 16.30 WIB,"
pernyataan itu disampaikan oleh Sekretaris Kabinet, yang mengonfirmasi waktu penerimaan di Istana Merdeka.
Siapa yang mendampingi
Menurut keterangan resmi Pemerintah Thailand, PM Anutin datang bersama Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri, Sihasak Phuangketkeow, yang dijadwalkan mendampingi selama kunjungan resmi tersebut.
"Sihasak Phuangketkeow, Wakil Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri, dijadwalkan mendampingi Anutin Charnvirakul, Perdana Menteri Kerajaan Thailand, dalam kunjungan resmi ke Indonesia. Atas undangan Bapak Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia,"
Agenda pertemuan bilateral
Selama kunjungan, kedua pemimpin dijadwalkan mengadakan pertemuan bilateral. Pembahasan fokus mencakup beberapa isu lintas batas dan kerja sama regionaI.
- Pemberantasan kejahatan lintas negara
- Perdagangan dan investasi
- Ketahanan pangan dan energi
- Hubungan antarwarga dan kerja sama sosial
- Kerja sama regional di lingkungan ASEAN
Peta Jalan Kemitraan dan forum bisnis
Dalam pertemuan itu, kedua pemimpin juga akan mengumumkan Peta Jalan Kemitraan Strategis 2026–2030, yang dimaksudkan untuk menata rencana kerja sama jangka menengah antarnegara.
Selain pertemuan resmi, PM Anutin dijadwalkan membuka Forum Bisnis Thailand-Indonesia, sebagai bagian dari agenda ekonomi kunjungan tersebut.
Pidato di Sekretariat ASEAN
Pada hari kedua, Selasa 4 Agustus 2026, PM Anutin direncanakan menyampaikan pidato di Sekretariat ASEAN. Pemerintah Thailand menyatakan pidato itu akan membahas visi mengenai Masa Depan ASEAN dan hubungan regional.
"Kunjungan perkenalan ini, yang sesuai dengan tradisi ASEAN. Merupakan kunjungan resmi pertama Perdana Menteri ke Indonesia,"
Kunjungan ini dipandang sebagai langkah awal untuk memperkuat dialog politik, ekonomi, dan kerja sama regional antara Indonesia dan Thailand dalam beberapa tahun ke depan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
KSP: Lebih dari 100 Kapal Ekspor Tertahan Karena Aturan LTJ
KSP menyebut lebih dari 100 kapal ekspor sempat tertahan akibat ketidakpastian aturan logam tanah jarang, pr...
DPR: Pagar Tinggi di Mal Belum Jadi Ancaman Keamanan Nasional
Dave Laksono menyatakan pagar tinggi di mal belum menunjukkan ancaman keamanan nasional dan meminta masyarak...
Pemerintah Percepat Ambang Kandungan LTJ pada Produk Ekspor
Pemerintah percepat penetapan ambang kandungan LTJ pada produk ekspor lewat rapat koordinasi di Bina Graha,...
Plafon KUR 2026 Masih Tersedia, UMKM Diminta Memanfaatkan
Pemerintah membuka sisa plafon KUR 2026; realisasi Rp169 triliun ke 2,65 juta debitur hingga 22 Juli 2026. U...
BMKG: Bibit Siklon Tropis 94W Tingkatkan Risiko Hujan Ekstrem
BMKG deteksi bibit Siklon 94W di Laut Filipina yang berpotensi picu hujan lebat di beberapa wilayah Indonesi...
Pemerintah Siapkan Kepastian Hukum Ekspor Logam Tanah Jarang
Pemerintah dan Kejaksaan Agung siapkan legal opinion untuk memberi kepastian hukum ekspor logam tanah jarang...