Prabowo Sapa Warga Terdampak Gempa NTT dari Atas Maung
Presiden Prabowo Subianto menyapa warga terdampak gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) di Kabupaten Nagekeo, Rabu, 26 Agustus 2026. Sapaan itu dilakukan dari atas kendaraan Maung Garuda setelah memimpin rapat koordinasi penanganan dampak gempa.
Sapaan di lokasi
Ketika melintas di lokasi yang dipenuhi warga, Presiden turun dari kendaraan dan menyapa langsung masyarakat sekitar. Warga tampak antusias menyambut kedatangan Presiden dan menunggu kesempatan untuk menyampaikan keluhan serta kebutuhan mereka.
Presiden hadir mengenakan kemeja safari berwarna cokelat dan topi biru. Setelah menyapa, Presiden melanjutkan agenda kunjungan kerja untuk memantau kondisi pascagempa di wilayah terdampak.
Rapat koordinasi penanganan gempa
Sebelum memulai kunjungan lapangan, Presiden memimpin rapat koordinasi yang membahas perkembangan penanganan dampak gempa di NTT. Rapat melibatkan menteri, pimpinan lembaga, dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat.
Pejabat yang hadir antara lain:
- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia
- Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi
- Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian
- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
- Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita
Arah dan tindak lanjut pemerintah
Dalam rapat, pemerintah dan pimpinan lembaga menyampaikan perkembangan penanganan dampak gempa kepada Kepala Negara. Presiden kemudian memberikan arahan terkait langkah penanganan bencana dan pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak.
Arahan tersebut menitikberatkan pada koordinasi antarinstansi dan pemenuhan kebutuhan dasar warga, termasuk logistik dan layanan darurat. Kunjungan lapangan dimaksudkan untuk memastikan langkah-langkah itu terlaksana di daerah terdampak.
Tujuan kunjungan dan tindak lanjut
Kunjungan kerja Presiden ke Nagekeo bertujuan melihat langsung kondisi masyarakat pascagempa dan memastikan penanganan berjalan efektif. Setelah menyapa warga, Presiden melanjutkan agenda terkait evaluasi dan pemantauan lapangan.
Dengan hadirnya pimpinan pusat dan jajaran terkait, pemerintah berharap penanganan pascagempa di NTT dapat lebih cepat dan terkoordinasi. Pemantauan lanjutan dan pelaporan perkembangan dijadwalkan menyusul.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Bawaslu Tegaskan Empat Prinsip Publikasi Informasi Kinerja
Bawaslu minta jajarannya terapkan empat prinsip publikasi informasi kinerja sesuai Perbawaslu No.14/2024 unt...
Prabowo Setujui Usulan Gudang Logistik di Setiap Kabupaten
Presiden Prabowo setujui usulan BNPB agar setiap kabupaten memiliki gudang logistik bencana untuk percepat b...
Prabowo Tiba di Nagekeo, Pimpin Rapat Penanganan Gempa NTT
Presiden Prabowo tiba di Nagekeo 26 Agustus 2026 dan langsung memimpin rapat penanganan gempa NTT bersama me...
Pakar: Peran Manusia Kunci Cegah Karhutla di Musim Kemarau
Pakar: aktivitas manusia jadi pemicu utama karhutla saat kemarau dan El NiƱo; butuh patroli, pengawasan, dan...
Polda Kalbar Gelar Patroli Pembasahan Cegah Karhutla di Kubu Raya
Polda Kalbar menggelar patroli pembasahan di Kubu Raya pada 26 Agustus 2026 untuk memadamkan bara dan menceg...
KIP Kuliah 2026: 85.390 Mahasiswa dari Wilayah 3T Terjangkau
KIP Kuliah 2026 menjangkau 85.390 mahasiswa dari wilayah 3T, setara 10,2% dari 840.792 penerima aktif pada s...