Teleskop Nancy Grace Roman Tiba di Hanggar Jelang Peluncuran
Teleskop Antariksa Nancy Grace Roman milik NASA tiba di hanggar SpaceX di Kompleks Peluncuran 39A, Kennedy Space Center pada Selasa, 25 Agustus 2026. Kedatangan itu berlangsung beberapa hari sebelum jadwal peluncuran yang direncanakan pada Minggu, 30 Agustus 2026, dan menandai langkah terakhir persiapan sebelum pemasangan pada roket Falcon Heavy.
Kedatangan dan persiapan akhir
Roman memulai perjalanan ke hanggar pada malam 24 Agustus 2026. Unit teleskop berada di dalam fairing roket Falcon Heavy dan dikawal konvoi kendaraan saat dibawa menuju Kompleks Peluncuran 39A.
Sejak Juni, teleskop menjalani rangkaian pemeriksaan dan persiapan prapeluncuran di Payload Hazardous Servicing Facility. Tim teknis memantau perjalanan dan status sistem untuk memastikan semua instrumen tetap beroperasi normal sebelum proses penggabungan dengan roket.
Pemasangan ke roket dan manajemen peluncuran
Dalam beberapa hari ke depan, tim akan memasangkan Roman dengan booster Falcon Heavy di dalam hanggar. Persiapan peluncuran dikelola oleh NASA Launch Services.
Roman menjadi muatan utama keempat yang diluncurkan dengan Falcon Heavy. Sebelumnya, roket berat ini mengangkut misi-misi besar berikut:
- Psyche
- GOES-U
- Europa Clipper
Peninjauan kesiapan dan jadwal akhir
NASA, tim Roman, dan SpaceX menjadwalkan Launch Readiness Review pada Jumat, 28 Agustus 2026. Peninjauan ini akan menentukan keputusan akhir "go" atau "no-go" sebelum peluncuran.
Jika disetujui, Roman dijadwalkan lepas landas pada pukul 07.26 EDT, Minggu, 30 Agustus 2026, dari Kompleks Peluncuran 39A. Menariknya, waktu peluncuran ini berlangsung sekitar sembilan bulan lebih cepat dibandingkan jadwal semula.
Tujuan ilmiah Roman
Teleskop ini dirancang untuk memperluas pemahaman tentang struktur dan evolusi alam semesta. Setelah mencapai titik Lagrange 2, antara Matahari dan Bumi, Roman akan mengamati wilayah langit dalam cakupan sangat luas.
Salah satu fokus utama misi adalah mempelajari energi gelap, fenomena yang diduga mendorong percepatan ekspansi alam semesta. Selain itu, Roman akan memetakan proses pembentukan, pengelompokan, dan evolusi galaksi dengan melacak pengaruh materi gelap.
Dengan pemasangan yang akan segera berlangsung dan peninjauan kesiapan yang menentukan pada akhir Agustus, perhatian tim kini tertuju pada fase akhir sebelum peluncuran dan perjalanan teleskop menuju L2 untuk memulai misi ilmiahnya.
Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.
Berita Terkait
NASA Uji Metode Hadapi Tetesan Air Superdingin di Awan
NASA menguji metode baru di Icing Research Tunnel untuk memahami dan mengatasi bahaya pembentukan es dari te...
HP OmniBook 5 Tantang MacBook Neo di Segmen Laptop Terjangkau
HP OmniBook 5 diluncurkan 5 Oktober 2026 dan menantang MacBook Neo lewat layar OLED, pilihan prosesor, dan k...
Apa Itu Black Hole? Fakta Ilmiah dan Penjelasan NASA
Ringkasan definisi black hole, event horizon, accretion disk, dan cara astronom mengamatinya menurut penjela...
Pemeriksaan Ci Mehong Soroti Bahaya Manipulasi Konten Digital
Pemeriksaan Ci Mehong di Polda Metro menyoroti risiko manipulasi konten digital yang mengubah konteks dan me...
Pakar: Bahaya Autonomous Learning, Redesign Jadi Solusi
Teddy Mantoro memperingatkan bahaya autonomous learning pada AI dan mendorong redesign sistem, termasuk pend...
NASA Uji Cat Khusus Pemetaan Aliran Udara Sayap
NASA uji cat sensitif tekanan pada model sayap di Transonic Dynamics Tunnel untuk memetakan aliran udara dan...