NASA-ESA Pasang Antena Berkecepatan Tinggi di ISS
NASA dan ESA berhasil memasang antena berkecepatan tinggi di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pada 26 Agustus 2026. Astronaut NASA Anil Menon dan astronaut ESA Sophie Adenot menuntaskan aktivitas luar wahana pada pukul 14.57 waktu setempat setelah melakukan tugas selama 6 jam 30 menit. Pemasangan ini dimaksudkan untuk menggantikan unit sebelumnya yang mengalami kegagalan.
Pemasangan dan kronologi spacewalk
Dalam operasi tersebut, Menon dan Adenot memasang serta menghubungkan antena cadangan Space-to-Ground di bagian luar struktur ISS. Tim juga melepas unit antena yang rusak dan mengamankannya ke platform suku cadang di rangka stasiun.
Pekerjaan ini melanjutkan tindakan awal yang dilakukan pada 18 Agustus 2026, ketika unit yang bermasalah dilepas dan ditempatkan sementara. Pada 26 Agustus, kedua astronaut kembali ke luar untuk menyelesaikan instalasi pengganti dan memastikan pemasangan mekanis serta sambungan kabel data dan daya terpasang rapi.
Fungsi antena dan pengujian lanjutan
Antena baru berperan sebagai penghubung utama untuk mendukung transmisi data berkecepatan tinggi antara ISS dan pusat kendali misi di Houston. Pemeriksaan awal oleh awak menunjukkan antena memiliki pasokan daya dan kemampuan transmisi data yang baik.
Meski demikian, pengendali penerbangan di Bumi masih akan melakukan serangkaian pengujian sepanjang malam untuk memastikan modul tersebut berfungsi sepenuhnya. Pengujian ini meliputi verifikasi aliran data, stabilitas sambungan, dan integrasi ke sistem komunikasi stasiun.
Catatan misi dan dampak operasional
Spacewalk pada 26 Agustus menjadi kegiatan luar wahana ketiga bagi Anil Menon dan kedua bagi Sophie Adenot. Secara keseluruhan, operasi itu tercatat sebagai spacewalk ke-283 yang mendukung perakitan, pemeliharaan, dan peningkatan ISS sejak awal operasional stasiun.
Keberhasilan pemasangan antena cadangan ini penting untuk menjaga kontinuitas komunikasi dan transmisi data ilmiah dari ISS. Dengan unit baru terpasang dan pengujian lanjutan berjalan, operasi stasiun diharapkan kembali beroperasi normal untuk kebutuhan komunikasi dan sains.
Rangkaian pengujian oleh tim di Bumi akan menentukan kapan antena baru sepenuhnya dioperasikan.
Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.
Berita Terkait
NASA Uji Metode Hadapi Tetesan Air Superdingin di Awan
NASA menguji metode baru di Icing Research Tunnel untuk memahami dan mengatasi bahaya pembentukan es dari te...
HP OmniBook 5 Tantang MacBook Neo di Segmen Laptop Terjangkau
HP OmniBook 5 diluncurkan 5 Oktober 2026 dan menantang MacBook Neo lewat layar OLED, pilihan prosesor, dan k...
Apa Itu Black Hole? Fakta Ilmiah dan Penjelasan NASA
Ringkasan definisi black hole, event horizon, accretion disk, dan cara astronom mengamatinya menurut penjela...
Pemeriksaan Ci Mehong Soroti Bahaya Manipulasi Konten Digital
Pemeriksaan Ci Mehong di Polda Metro menyoroti risiko manipulasi konten digital yang mengubah konteks dan me...
Pakar: Bahaya Autonomous Learning, Redesign Jadi Solusi
Teddy Mantoro memperingatkan bahaya autonomous learning pada AI dan mendorong redesign sistem, termasuk pend...
NASA Uji Cat Khusus Pemetaan Aliran Udara Sayap
NASA uji cat sensitif tekanan pada model sayap di Transonic Dynamics Tunnel untuk memetakan aliran udara dan...