Teknologi

NASA Uji Cat Khusus Pemetaan Aliran Udara Sayap

Bagikan:

NASA menguji cat khusus untuk memetakan aliran udara di sekitar sayap pesawat pada Sabtu, 3 Oktober 2026, di Transonic Dynamics Tunnel, Langley Research Center, Virginia. Pengujian memakai model sayap standar Benchmark Supercritical Wing dan bertujuan memperbaiki akurasi pemodelan aerodinamika dengan data terowongan angin.

Metode pengujian

Peneliti melapisi permukaan model sayap dengan cat sensitif tekanan bernama Unsteady Pressure Sensitive Paint. Cat ini berubah kecerahan sesuai variasi tekanan saat aliran udara melewati permukaan sayap.

Ketika disinari sinar ultraviolet, permukaan cat tampak bercahaya merah muda keunguan. Kamera berkecepatan tinggi merekam perubahan kecerahan tersebut untuk diolah jadi data spasial tekanan permukaan.

Keunikan dan integrasi teknologi

Pengujian menggabungkan dua elemen penting: model benchmark yang mewakili geometri standar untuk studi aerodinamika dan teknologi cat tekanan yang telah dikembangkan tim di Langley serta Ames Research Center selama bertahun-tahun.

Menurut catatan pengujian, ini menjadi uji pertama yang menerapkan teknik tersebut pada model berukuran besar yang dapat bergerak bebas dalam lingkungan dengan oksigen rendah di dalam terowongan.

Dampak pada pemodelan dan desain pesawat

Data tekanan yang dihasilkan membantu memperbaiki pemodelan komputer aliran udara. Dengan data nyata dari permukaan sayap, simulasi numerik dapat disesuaikan sehingga prediksi perilaku aliran menjadi lebih akurat.

Hasil uji membuka peluang studi lebih lanjut pada model pesawat fleksibel—struktur yang dapat menekuk dan beradaptasi saat terbang. Pendekatan ini mendukung pengembangan desain yang lebih efisien dan hemat bahan bakar.

Aplikasi dan prospek

  • Pengujian terowongan angin untuk pesawat komersial dan eksperimen
  • Uji aerodinamika untuk kendaraan peluncur atau roket
  • Penelitian tentang sayap fleksibel dan kontrol aliran waktu-nyata

Kemampuan khusus Transonic Dynamics Tunnel memungkinkan eksperimen pada kondisi transonik dan skenario gerakan model yang kompleks. Langkah ini diharapkan mempercepat penerapan data eksperimen ke dalam desain sayap masa depan yang lebih efisien.

Naufal Hakim
Penulis
Naufal Hakim

Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.

Berita Terkait