Pesawat X-59 NASA Pecahkan Rekor, Capai Mach 1,53 dalam Uji Terbang
Pesawat supersonik X-59 milik NASA memecahkan rekor penerbangan mingguan dengan melakukan enam penerbangan dalam satu pekan dan mencapai kecepatan tertinggi Mach 1,53. Rangkaian uji ini berlangsung pada akhir September 2026 sebagai bagian perluasan flight envelope untuk menguji kinerja pesawat pada berbagai kondisi. Setelah seri penerbangan tersebut, total uji terbang X-59 tercatat mencapai 38 kali, sebelum pesawat masuk masa perawatan terjadwal sekitar tiga pekan.
Rekor mingguan dan rincian jadwal
Serangkaian penerbangan dimulai dengan dua penerbangan pada 22 September 2026. Kemudian tim menggelar dua penerbangan lagi pada 24 dan 25 September, sehingga total mencapai enam penerbangan dalam satu pekan. Jumlah ini melampaui rekor mingguan sebelumnya sebesar dua penerbangan, menandai pekan tersibuk dalam program uji X-59.
Kecepatan tertinggi: Mach 1,53
Pada salah satu penerbangan uji, X-59 mencapai kecepatan Mach 1,53, setara sekitar 1.625 kilometer per jam. Kecepatan ini menjadi yang tertinggi selama rangkaian pengujian dan melebihi kecepatan jelajah tipikal X-59 yang biasanya berada di sekitar Mach 1,4. Pencapaian ini membantu tim penguji memahami batas kinerja pesawat pada mode supersonik.
Tujuan pengujian: perluasan flight envelope
Jadwal penerbangan yang lebih intens digunakan untuk memperluas flight envelope X-59. Periode pengujian ini membantu tim menilai kinerja pesawat pada variasi kecepatan, ketinggian, dan manuver tertentu. Tujuan utamanya adalah memetakan kemampuan operasional pesawat di luar kondisi penerbangan standar.
Perawatan terjadwal dan langkah berikutnya
Setelah rangkaian penerbangan padat, X-59 dijadwalkan menjalani perawatan terjadwal selama sekitar tiga pekan. Tim maintenance akan melakukan pemeriksaan rutin dan perbaikan yang diperlukan sebelum melanjutkan uji terbang. Setelah pemeriksaan selesai, X-59 akan kembali ke jadwal uji dengan frekuensi tinggi untuk melanjutkan pengumpulan data.
Rangkaian uji yang intensif dan capaian kecepatan baru ini menjadi bagian penting dari fase pengujian X-59. Data yang terkumpul diharapkan memberi gambaran lebih lengkap tentang kinerja pesawat pada kondisi supersonik, sebelum tahap pengujian berikutnya dilanjutkan.
Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.
Berita Terkait
Apa Itu Black Hole? Fakta Ilmiah dan Penjelasan NASA
Ringkasan definisi black hole, event horizon, accretion disk, dan cara astronom mengamatinya menurut penjela...
Pemeriksaan Ci Mehong Soroti Bahaya Manipulasi Konten Digital
Pemeriksaan Ci Mehong di Polda Metro menyoroti risiko manipulasi konten digital yang mengubah konteks dan me...
Pakar: Bahaya Autonomous Learning, Redesign Jadi Solusi
Teddy Mantoro memperingatkan bahaya autonomous learning pada AI dan mendorong redesign sistem, termasuk pend...
NASA Uji Cat Khusus Pemetaan Aliran Udara Sayap
NASA uji cat sensitif tekanan pada model sayap di Transonic Dynamics Tunnel untuk memetakan aliran udara dan...
Sharp Perluas Lini Party Speaker dengan Phantom dan Core Blast
Sharp meluncurkan Phantom dan Core Blast Series pada 2 Oktober 2026, menawarkan opsi party speaker premium d...
Tiga Satelit Kecil NASA Diluncurkan untuk Uji Propulsi dan Inspeksi
Tiga CubeSat NASA diluncurkan 1 Okt 2026 untuk uji propulsi, observasi ultraviolet, dan inspeksi satelit men...