Prabowo Dampingi PM Modi Tandatangani Buku Tamu di Istana
Presiden Prabowo Subianto mendampingi Perdana Menteri India, Narendra Modi, menandatangani buku tamu kenegaraan di Ruang Kredensial Istana Merdeka, Jakarta, Selasa 7 Juli 2026. Prosesi ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kenegaraan PM Modi ke Indonesia yang bertujuan memperkuat kerja sama bilateral.
Seremoni penandatanganan buku tamu
Usai upacara penyambutan kenegaraan, Presiden Prabowo dan PM Modi berjalan bersama menuju Ruang Kredensial. Di ruang tersebut PM Modi menandatangani buku tamu kenegaraan yang biasa diisi oleh kepala negara dan kepala pemerintahan tamu. Setelah penandatanganan, keduanya berdiri berdampingan untuk sesi foto bersama dan berjabat tangan di hadapan awak media.
Suasana hangat dan simbol persahabatan
Suasana terlihat hangat selama prosesi berlangsung, dengan momen senyum dan canda yang mencerminkan kedekatan pribadi dan hubungan antarnegara. Keduanya beberapa kali tampak berbincang santai setelah sesi foto. Kemudian kedua pemimpin melanjutkan ke pertemuan tertutup atau tête-à-tête yang dihadiri delegasi masing-masing.
Prosesi penyambutan di halaman Istana
PM Modi tiba di Istana Merdeka sekitar pukul 10.24 WIB setelah iring-iringan kendaraan melintasi kawasan Monumen Nasional (Monas). Rombongan mendapat pengawalan pasukan berkuda sebagai bagian dari prosesi penyambutan kenegaraan.
Penyambutan berlangsung meriah dan melibatkan beragam peserta pertunjukan. Antara lain:
- Ratusan siswa sekolah dasar;
- Pasukan berpakaian adat dari berbagai daerah;
- Marching band;
- Penampilan Tari Kreasi Betawi Kemilau Jakarta.
Presiden Prabowo menunggu di halaman Istana Merdeka dan menyambut PM Modi setibanya di lokasi. Sesaat setelah turun dari kendaraan kenegaraan, keduanya saling berjabat tangan hangat dan berpelukan singkat, yang menjadi simbol keakraban dan komitmen kerja sama.
Agenda lanjutan dan implikasi
Setelah prosesi publik, kedua pemimpin memasuki ruang pertemuan untuk membahas agenda bilateral secara tertutup bersama delegasi masing-masing. Kunjungan kenegaraan ini menjadi momentum untuk memperkuat kemitraan strategis dan membuka peluang kerja sama baru di berbagai bidang.
Rangkaian acara di Istana Merdeka menegaskan kehormatan protokol dan sekaligus menampilkan aspek budaya Indonesia. Pertemuan selanjutnya diharapkan memberikan arah konkret bagi perkembangan hubungan Indonesia-India.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Percepatan Program Tiga Juta Rumah, Pagu KUR Naik Rp50 Triliun
Pemerintah menaikkan pagu KUR perumahan menjadi Rp50 triliun dan percepat FLPP untuk mendukung program tiga...
Penyintas Gempa NTT Butuh Terpal dan Dapur Umum, Human Initiative
Human Initiative: penyintas gempa NTT butuh terpal, sembako, dan dapur komunal; tim bawa 200 paket sembako d...
Korban Gempa M7,7 NTT Bertambah Jadi 83 Orang
BNPB: korban gempa M7,7 di NTT naik jadi 83 jiwa per 21 Agustus 2026; pengungsi 110.785 dan ribuan rumah rus...
Henriette Ajak Anak Muda Perkuat Literasi Keagamaan
Henriette Hutabarat mengajak generasi muda memperkuat literasi keagamaan lewat media sosial untuk menjaga pe...
Pemerintah Targetkan 8 Juta Sertifikat Tanah Gratis dalam 3 Tahun
Pemerintah targetkan 8 juta sertifikat tanah gratis selama tiga tahun untuk warga berpenghasilan rendah, dim...
Amran Pastikan Stok Beras untuk Pengungsi Gempa NTT Aman
Amran jamin pasokan beras untuk pengungsi gempa NTT: 6.000 ton siap didistribusikan, cadangan 39.000 ton, ke...