Prabowo Hadir di KEM PPKF, Investor Diberi Kepastian: Kamrussamad
Anggota Komisi XI DPR RI Kamrussamad menilai kehadiran Presiden Prabowo menyampaikan langsung KEM PPKF pada Rabu, 20 Mei 2026 di Kompleks Parlemen, memberikan kepastian bagi pelaku pasar nasional. Ia mengatakan langkah itu penting di tengah ketidakpastian ekonomi global untuk memperkuat keyakinan investor terhadap arah kebijakan pemerintah.
Pernyataan Kamrussamad soal kepastian pasar
Menurut Kamrussamad, kehadiran presiden memberi sinyal bahwa kebijakan pemerintah berada di jalur yang tepat. Ia menekankan fokus kebijakan itu terlihat dari upaya memperkuat investasi.
Justru karena penuh ketidakpastian ini, kehadiran presiden bisa memberikan kepastian kepada market. Bahwa kebijakan pemerintah on the right track, on the right track-nya apa? Pertama, investasi.
Data investasi kuartal pertama
Kamrussamad menyebut investasi di sektor manufaktur dan sektor riil tumbuh 7,28 persen secara tahunan pada kuartal pertama. Pernyataan itu digunakan untuk mendukung argumen bahwa kebijakan pemerintah memberi hasil di sektor riil.
Tekanan pada pasar keuangan
Meski investasi riil tumbuh, Kamrussamad mengakui ada tekanan besar pada pasar keuangan selama kuartal pertama. Ia menyebut beberapa instrumen mengalami arus keluar investasi yang signifikan.
- Pasar modal
- Obligasi
- Reksadana
Tugas pemangku kepentingan
Ia menilai ini menjadi tugas bersama seluruh pemangku kepentingan di industri keuangan. Mereka harus meyakinkan investor bahwa arah kebijakan termasuk otoritas fiskal tetap dalam koridor yang benar sesuai konstitusi.
Ini adalah tugas para stakeholder di industri keuangan untuk meyakinkan market bahwa arah kebijakan pemerintah termasuk otoritas fiskal itu on the right track. Berada di jalan yang tepat karena ini adalah perwujudan daripada amanat konstitusi.
Sinergi kebijakan untuk pertumbuhan berkualitas
Kamrussamad menekankan pertumbuhan ekonomi berkualitas memerlukan koordinasi kebijakan. Ia menyebut bauran kebijakan fiskal, moneter, industri keuangan, dan dunia usaha harus berjalan searah untuk mencapai target pertumbuhan di tahun depan.
Karena pertumbuhan ekonomi hanya bisa dicapai apabila bauran kebijakan antara otoritas fiskal, moneter, industri keuangan, dan dunia usaha itu berada dalam frame yang sama. Untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkualitas di tahun depan.
Dengan demikian, menurut Kamrussamad, penyampaian langsung Presiden Prabowo di KEM PPKF bukan sekadar acara seremonial, melainkan upaya memperkuat kepastian kebijakan yang menjadi dasar keputusan investasi di pasar nasional.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kapolri Pimpin Pelantikan dan Sertijab Enam Kapolda
Kapolri memimpin pelantikan enam Kapolda di Rupattama Mabes Polri, 4 Juli 2026, sebagai bagian regenerasi ke...
Imigrasi Bali Deportasi 342 WNA Jan–Jun 2026
Imigrasi Bali mendeportasi 342 WNA pada Januari–Juni 2026 karena pelanggaran izin tinggal, overstay, dan ket...
Bareskrim Usut Tuntas Gugurnya Bripda Nopandri di Katingan
Bareskrim mengusut gugurnya Bripda Nopandri saat operasi penangkapan bandar narkoba di Katingan; tim gabunga...
Seleksi PPG Calon Guru 2026 Dibuka, Daftar hingga 25 Juli
Kemendikdasmen buka Seleksi PPG Calon Guru 2026; pendaftaran 27 Juni–25 Juli 2026, syarat ijazah S-1/D-IV da...
Kemenperin Tolak Penyeragaman Kemasan Rokok
Kemenperin menolak penyeragaman kemasan rokok dalam rancangan Permenkes turunan PP 28/2024 dan minta bab sta...
Mahasiswa Dorong Penguatan Pasal 33 UUD 1945 di Tengah Tantangan Ekonomi
Aliansi Mahasiswa Menjawab mendesak penguatan implementasi Pasal 33 UUD 1945 lewat enam poin sikap, dari tat...