Presiden Prabowo Beli Sapi Kurban di Tangerang, Pedagang Bangga
Presiden Prabowo Subianto membeli dua sapi kurban dari pedagang di Tangerang, salah satunya di Ciputat, Tangerang Selatan, pada persiapan Iduladha 1447 H. Transaksi terjadi pada pertengahan Mei 2026 dan sapi akan didistribusikan untuk kurban di wilayah Tangerang Selatan dan Kota Tangerang.
Penjual Ciputat: terkejut dan bangga
Pedagang hewan kurban di Ciputat, Muhammad Zamroni Maqribie, menyatakan terkejut sekaligus bangga setelah satu sapi dagangannya dibeli oleh Presiden. Sapi jenis Pegon Cross dengan bobot 1,05 ton dijual seharga Rp120 juta.
Zamroni mengatakan sapi itu akan dibawa ke rumah potong hewan sebelum dikelola dan didistribusikan melalui Masjid Darulhikmah, Pamulang, Tangerang Selatan. Ia menyebut transaksi itu terjadi pada Selasa, 19 Mei 2026.
Saya tidak menyangka sapi tersebut menjadi salah satu hewan kurban Bapak Presiden
Proses perawatan dan pemeriksaan kesehatan
Pemilik Maqribie Farm menegaskan selalu menjaga kondisi ternaknya. Perawatan mencakup pemberian jamu dan pemantauan rutin dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Tangsel dua kali sebulan.
Kepala Pusat Kesehatan Hewan DKPP Tangsel, Pipit Surya Yuniar, menjelaskan pemeriksaan kesehatan dilakukan menyeluruh. Tahapan meliputi cek fisik dan uji laboratorium untuk memastikan sapi bebas penyakit.
Kami memeriksa sampel darah sapi untuk mendeteksi sejumlah penyakit yang mungkin timbul
Hingga saat ini hasil pemeriksaan dilaporkan negatif untuk PMK, LSD, dan bruselosis.
Sapi Brangus di Kota Tangerang juga dibeli Presiden
Selain transaksi di Tangsel, pedagang di Kota Tangerang, Muhammad Roji, memastikan Presiden membeli sapi jumbo jenis Brangus berbobot sekitar 1,1 ton. Sapi berusia lima tahun ini diberi nama Sambo dan telah menjalani penggemukan selama tiga tahun.
Roji menyatakan perlakuan khusus diberikan untuk mencapai bobot ideal, termasuk pola makan, kebersihan, pemberian vitamin B Kompleks dan B12, serta vaksinasi lengkap. Sampel darah, air liur, dan kotoran menunjukkan hasil negatif dari antraks dan PMK.
Alhamdulillah, Bapak Presiden telah membeli sapi saya seharga Rp122 juta
Implikasi dan tindak lanjut
Transaksi ini menyorot pentingnya standar kesehatan hewan kurban menjelang Iduladha. Pengawasan oleh dinas terkait di Tangsel dan Kota Tangerang menjadi penjamin bahwa hewan kurban memenuhi syarat kesehatan.
Ke depan, pengawasan berkala dan transparansi hasil pemeriksaan diharapkan meningkat untuk memberi keyakinan publik terhadap kualitas hewan kurban.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Wamen: Kebakaran TPA Jatiwaringin Berpotensi Picu Ledakan
Kebakaran 15 ha di TPA Jatiwaringin berpotensi ledakan akibat CH4; pemantauan udara, drone thermal, dan supl...
Kapolri Pimpin Pelantikan dan Sertijab Enam Kapolda
Kapolri memimpin pelantikan enam Kapolda di Rupattama Mabes Polri, 4 Juli 2026, sebagai bagian regenerasi ke...
Imigrasi Bali Deportasi 342 WNA Jan–Jun 2026
Imigrasi Bali mendeportasi 342 WNA pada Januari–Juni 2026 karena pelanggaran izin tinggal, overstay, dan ket...
Bareskrim Usut Tuntas Gugurnya Bripda Nopandri di Katingan
Bareskrim mengusut gugurnya Bripda Nopandri saat operasi penangkapan bandar narkoba di Katingan; tim gabunga...
Seleksi PPG Calon Guru 2026 Dibuka, Daftar hingga 25 Juli
Kemendikdasmen buka Seleksi PPG Calon Guru 2026; pendaftaran 27 Juni–25 Juli 2026, syarat ijazah S-1/D-IV da...
Kemenperin Tolak Penyeragaman Kemasan Rokok
Kemenperin menolak penyeragaman kemasan rokok dalam rancangan Permenkes turunan PP 28/2024 dan minta bab sta...