Presiden dan Wapres Kenakan Jas Hitam Hadiri Rapat Paripurna DPR
Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hadir dalam rapat paripurna DPR RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026 sekitar pukul 09.30 WIB. Keduanya tampil seragam mengenakan jas hitam dan peci hitam saat menyambut agenda kenegaraan yang bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026.
Kedatangan dan penampilan
Presiden Prabowo turun dari kendaraan taktis Maung yang mengantarnya dari rumah dinas Widya Chandra menuju area parlemen. Setibanya, Presiden disambut langsung oleh Wakil Presiden Gibran dan Ketua DPR RI Puan Maharani di pelataran Gedung Nusantara.
Penampilan formal keduanya mencuri perhatian publik dan media yang meliput. Tampilan seragam ini memberi nuansa resmi pada sidang paripurna yang diadakan pada hari bersejarah tersebut.
Agenda rapat paripurna
Rapat paripurna kali ini memuat beberapa agenda penting yang menyentuh kebijakan fiskal dan legislasi. Presiden dijadwalkan menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal untuk RAPBN 2027, langkah pertama secara langsung di depan anggota DPR RI.
Selain paparan ekonomi dari Presiden, DPR juga memasukkan evaluasi dan pembahasan sejumlah agenda legislasi yang menjadi prioritas.
- Penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal RAPBN 2027.
- Evaluasi Program Legislasi Nasional RUU Prioritas Tahun 2026.
- Pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Pengamanan dan penyambutan
Pengamanan di sekitar Gedung Nusantara diperketat sejak pagi menjelang kedatangan Presiden. Selain Wakil Presiden dan Ketua DPR, sejumlah pimpinan DPR hadir menyambut di pintu utama gedung.
Langkah antisipatif ini dilakukan untuk memastikan kelancaran jalannya sidang dan kunjungan kepala negara. Protokol kenegaraan berjalan tertib saat Presiden dan Wakil Presiden memasuki ruang paripurna.
Konteks dan dampak
Kehadiran Presiden secara langsung untuk menyampaikan kerangka fiskal menandai momen penting dalam proses RAPBN 2027. Paparan ini menjadi acuan bagi pembahasan anggaran dan prioritas kebijakan ekonomi pemerintah di tingkat legislatif.
Dengan pertemuan yang berbarengan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional, suasana sidang dipenuhi nuansa formal sekaligus simbolik. Hasil rapat diperkirakan memberi arah bagi pembahasan anggaran dan agenda legislasi dalam beberapa bulan mendatang.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Mitra Karawangjaya Ungkap Hambatan Pengelolaan Kawasan Industri
PT Mitra Karawangjaya menyampaikan kendala SHGB, SIPA, akses tol, dan gangguan keamanan yang mengancam kepas...
JPPI Minta Sekolah Terbuka dalam Penanganan Perundungan
JPPI mendesak sekolah bersikap terbuka menangani perundungan, mendorong SOP, akreditasi, dan sosialisasi unt...
BBM dan Avtur Indonesia Termurah di ASEAN, Diesel di Posisi Ketiga
Harga bensin RON 92, RON 95, dan avtur di Indonesia tercatat paling murah di Asia Tenggara; diesel berada di...
Puan: Satuan Baru TNI Harus Perkuat Pertahanan dan Kedaulatan
Puan Maharani minta satuan baru TNI diiringi penguatan kemampuan pertahanan dan dukungan pemerintah usai pel...
Kemenimipas: Sosok di Kamar Mewah Lapas Cibinong Adalah Jimmy Masrin
Kemenimipas menyatakan sosok di kamar mewah Lapas Cibinong adalah terpidana korupsi Jimmy Masrin berdasarkan...
Ombudsman Siapkan Investigasi Tata Kelola Lapas Cibinong
Ombudsman siapkan investigasi menyeluruh atas tata kelola Lapas Kelas IIA Cibinong setelah ditemukan fasilit...