Polri Libatkan Ribuan Warga di Hari Bhayangkara ke-80
Ribuan warga dilibatkan dalam Upacara Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Satlat Korbrimob Polri, Cikeas, Rabu, 1 Juli 2026. Kegiatan bertema Polri untuk Masyarakat ini menegaskan tujuan acara: memperkuat sinergi antara Polri dan seluruh komponen bangsa untuk menjaga keamanan dan mendukung pembangunan.
Upacara dan kehadiran pejabat
Upacara menghadirkan tokoh negara, termasuk Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Kehadiran warga dari berbagai lapisan sosial menambah semarak dan menegaskan peran masyarakat dalam peringatan tersebut.
Atraksi dan partisipasi masyarakat
Rangkaian upacara menampilkan atraksi operasional kepolisian dan partisipasi langsung warga. Penonton menyaksikan demonstrasi Brimob, penerjunan personel, simulasi pembebasan sandera, serta parade kendaraan operasional.
Selain pertunjukan personel, defile melibatkan 32 elemen masyarakat yang berasal dari berbagai profesi. Berikut beberapa peserta yang tampil:
- Pengemudi ojek daring
- Pramuka dan organisasi kepemudaan
- Buruh dan perwakilan komunitas
- Kelompok masyarakat sipil lainnya
Makna pelibatan publik
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, menekankan bahwa keterlibatan warga bukan sekadar seremoni. Menurutnya, keamanan yang berkelanjutan hanya tercipta bila seluruh elemen bangsa bergerak bersama.
"Pelibatan berbagai elemen masyarakat menegaskan bahwa Polri berorientasi kepada masyarakat. Masyarakat adalah kekuatan sejati Polri, dan keamanan merupakan tugas bersama," ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir.
Dia menambahkan bahwa sinergi ini menjadi fondasi penting bagi stabilitas nasional sehingga pembangunan bisa berjalan lancar.
"Kami ingin memperkuat sinergi dan kolaborasi karena keamanan tidak mungkin diwujudkan sendiri oleh Polri. Semua elemen bangsa harus bersama membangun keamanan sebagai fondasi pembangunan," tuturnya.
Kegiatan sosial selama Bulan Bakti Bhayangkara
Di luar upacara, Polri menyelenggarakan rangkaian kegiatan sosial di berbagai daerah. Program yang digelar meliputi:
- Bakti kesehatan dan bakti sosial
- Bedah rumah dan khitanan massal
- Turnamen olahraga komunitas
Transformasi pelayanan publik
Polri juga menegaskan komitmen transformasi layanan melalui pemanfaatan teknologi digital. Inovasi yang disebut meliputi Super Apps Polri, SKCK Online, SIM Digital, dan layanan darurat Polisi 110. Menurut Johnny, langkah ini bertujuan membuat layanan lebih cepat, mudah, dan transparan bagi masyarakat.
"Semua inovasi tersebut merupakan wujud komitmen Polri untuk terus bertransformasi. Pelayanan harus semakin mudah, cepat, transparan, serta benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," katanya.
Dengan melibatkan publik secara luas dan memperkuat layanan digital, Polri berupaya menjadikan keamanan sebagai tugas bersama dan layanan kepolisian lebih dekat ke masyarakat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Mendagri Waspadai Gempa Susulan di NTT, Penanganan Dimulai di Pelabuhan
Mendagri Tito Karnavian mengingatkan potensi gempa susulan di NTT; Kementerian PU akan asesmen kerusakan di...
Seskab: 253 Ton Bantuan Logistik Telah Dikirim ke NTT
Seskab Teddy menyatakan pemerintah telah mengirimkan 253 ton bantuan logistik ke NTT; lima pesawat berangkat...
BMKG: 2.768 Gempa Susulan Guncang Flores Setelah M7,7
BMKG mencatat 2.768 gempa susulan setelah gempa M7,7 di Flores hingga 19 Agustus 2026; terbesar M6,2, 81 kej...
KPK: Korupsi Tak Selalu Berbentuk Uang, Bisa Lewat Kebijakan
KPK mengingatkan korupsi tak selalu berbentuk uang; kebijakan yang dimanipulasi bisa merugikan publik dan li...
KPK Kaitkan Korupsi Kebijakan dengan Kerusakan Hutan Kalimantan
KPK menyebut korupsi kebijakan ikut memicu kerusakan hutan Kalimantan; isu ini diangkat dalam Youth Camp 202...
Kemenhub Perkuat Pengawasan Keselamatan Pelayaran
Kemenhub memperkuat pengawasan keselamatan pelayaran dengan pemeriksaan muatan dan stabilitas kapal sebelum...