Nasabah PNM Mekaar Raih Penghargaan Nasional dari Usaha Kecil
Nasabah PNM Mekaar berhasil meraih penghargaan nasional setelah menunjukkan perkembangan usaha yang signifikan berkat pembinaan berkelanjutan. Penghargaan diterima dalam Women’s Inspiration Awards 2026 pada 30 April 2026 di Jakarta, sebagai pengakuan atas kemampuan mereka mengembangkan usaha dan memberi dampak positif pada lingkungan sekitar.
Program Mekaar: akses pembiayaan dan pendampingan intensif
Program Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) yang dijalankan oleh PT Permodalan Nasional Madani menyediakan akses pembiayaan, pendampingan usaha, dan penguatan jejaring sosial. Melalui kombinasi fasilitas ini, program mendorong perempuan prasejahtera menjadi lebih mandiri dalam menjalankan usaha mikro.
Program ini menekankan pendampingan berkelanjutan agar pelaku usaha dapat meningkatkan kapasitas manajerial dan operasional. Hasilnya terlihat dari kemampuan beberapa nasabah mengembangkan usaha hingga memperoleh pengakuan di tingkat nasional.
Peraih penghargaan: cerita dan peran pendampingan
Sejumlah nasabah PNM Mekaar yang tampil di Women’s Inspiration Awards 2026 mengungkapkan bahwa pendampingan intensif menjadi faktor penentu keberhasilan mereka. Salah satu penerima, Nurjannah, menyatakan bahwa bimbingan yang diterima membantu langkah usahanya dari skala kecil menuju pengakuan nasional.
“Alhamdulillah dengan adanya binaan dari PNM ini, saya bisa melangkah sejauh ini. Yang tadinya saya hanya usaha kecil, tapi karena selalu mendapatkan binaan dari PNM, alhamdulillah bisa berdiri di sini untuk mendapatkan penghargaan ini,”
Sri Kartini juga menegaskan peran PNM bukan sekadar pemberi modal, tetapi mitra pendamping yang turut mendorong kenaikan kelas usaha kecil. Ia menambahkan bahwa pendampingan memberikan semangat dan dorongan praktis bagi pelaku UMKM perempuan.
“PNM selalu memberikan pendampingan kepada UMKM. Kami sangat berterima kasih kepada PNM yang selalu memberikan semangat untuk kami para pengusaha UMKM,”
Dampak pemberdayaan perempuan terhadap ekonomi lokal
PNM menilai pemberdayaan perempuan melalui program Mekaar menjadi bagian penting dalam memperkuat ekonomi nasional. Kontribusi UMKM terhadap perekonomian daerah membuat penguatan kapasitas perempuan menjadi strategi kunci untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dan komunitas.
Dengan dukungan pembiayaan dan pendampingan, perempuan pelaku usaha diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja lokal dan memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga.
Prospek ke depan
Pencapaian nasabah PNM Mekaar di ajang nasional menunjukkan efektivitas model pendampingan yang menggabungkan modal, pelatihan, dan jejaring. Ke depan, program serupa diharapkan terus mendorong lebih banyak pelaku usaha mikro untuk naik kelas dan memberi dampak sosial-ekonomi yang lebih luas.
Pengakuan pada tingkat nasional juga menunjukkan pentingnya investasi berkelanjutan pada pemberdayaan perempuan sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi lokal.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kemendag Ajak Pelaku Usaha Jatim Perluas Ekspor lewat TEI 2026
Kemendag ajak pelaku usaha Jawa Timur ikut TEI 2026 di ICE BSD (14-18 Okt) untuk memperluas pasar ekspor dan...
Harga Emas Antam Stabil pada 5 Juli 2026
Harga emas Antam stabil di Logam Mulia pada Minggu, 5 Juli 2026; 1 gram tercatat Rp2.670.000 setelah koreksi...
KAI Services Apresiasi Prami yang Selamatkan Bayi di Kereta
KAI Services mengapresiasi prami Wanda Putri Lestari yang menyelamatkan bayi dua bulan ditemukan di toilet K...
KAI Group Layani 259 Juta Pelanggan pada Semester I 2026
KAI Group melayani 258,99 juta pelanggan pada Semester I 2026, naik 7,55% dan mengangkut 32,5 juta ton baran...
Malahayati Konsultan: Edukasi Pinjol Tetap Berjalan Meski Proses Administratif
Malahayati Konsultan tetap menjalankan edukasi literasi pinjol di Jakarta Selatan, meski proses administrati...
Tiga Stasiun Terhubung Pelabuhan Layani 3,88 Juta Penumpang
Merak, Ketapang, dan Tanjung Priok layani 3,88 juta penumpang pada Semester I 2026, naik 5,12% dari 2025.