Ekonomi

Secure Parking Kelola 1.700 Titik, Hampir 2 Juta Kendaraan Sehari

Bagikan:
Area parkir komersial yang dikelola Secure Parking dengan berbagai kendaraan

PT Secure Parking Indonesia (SPI) mengelola sekitar 1.700 titik parkir di berbagai wilayah Indonesia dan melayani hampir 2 juta kendaraan setiap hari. Pernyataan ini disampaikan Managing Director Secure Parking Indonesia, Rustam Rachmat, pada media visit di Pondok Indah Mall, Jakarta Selatan, Rabu, 19 Agustus 2026.

Skala operasional dan jenis kendaraan

Jumlah kendaraan yang diparkir mencakup beragam jenis, dari mobil, sepeda motor, bus, truk hingga trailer. Layanan melayani pelanggan harian dan pelanggan berlangganan di pusat perbelanjaan, perkantoran, hotel, area hiburan, dan convention center.

Salah satu kawasan yang disebut adalah Pondok Indah, Jakarta Selatan. Selain kawasan komersial, SPI juga menangani lokasi dengan aktivitas tinggi seperti bandara, termasuk pengelolaan area parkir Terminal 3.

Terminal 1 dan Terminal 2 tidak dikelola oleh perusahaan tersebut, sehingga cakupan layanan bandara hanya pada Terminal 3.

Perkiraan jumlah kendaraan

Rustam menyampaikan angka total operasional tersebut saat menjelaskan skala layanan di lapangan. Menurutnya, jumlah hampir 2 juta kendaraan merupakan akumulasi dari berbagai segmen dan lokasi yang dikelola.

"Secara total, mobil, motor, bus, truk, trailer secara total kalau lebih kurang kita memarkir hampir 2 juta kendaraan sehari,"

Investasi per lokasi

Secure Parking menyatakan kebutuhan investasi berbeda-beda bergantung ukuran dan kompleksitas lokasi. Untuk titik kecil, investasi berkisar di angka Rp500 juta, sementara lokasi besar dan kompleks menuntut investasi hingga Rp25–30 miliar.

"Kalau range mungkin antara Rp500 juta untuk yang kecil, sampai dengan bisa Rp25-30 miliar. Jadi, tergantung dari besar kecilnya, kompleksitas satu kawasan yang dikelola,"

Nilai investasi tersebut mencakup kebutuhan operasional dan fasilitas parkir. Semakin banyak fasilitas dan kompleksitas, semakin besar alokasi investasi yang diperlukan.

Asuransi dan mekanisme klaim

SPI menyatakan setiap lokasi memiliki asuransi untuk menutup risiko yang berkaitan dengan kelalaian. Namun keberadaan polis tidak otomatis menjamin penggantian kerugian tanpa proses pemeriksaan.

"Secara asuransi, kita mempunyai asuransi. Tapi tidak serta-merta kita dapat mengganti rugi begitu saja. Jadi ada prosesnya,"

Untuk kejadian akibat bencana alam, tanggung jawab bergantung pada cakupan asuransi properti di lokasi tersebut. Perusahaan juga membantu pengguna yang ingin mengajukan klaim, termasuk melengkapi administrasi dan laporan kepolisian bila diperlukan.

Kontribusi pajak dan posisi komersial

Secure Parking turut memberi kontribusi pajak daerah melalui mekanisme pembayaran yang disesuaikan dengan tiap properti. Untuk wilayah Jakarta, perusahaan menyebut kontribusi pajak parkirnya signifikan dalam struktur pendapatan daerah.

"Secara grup, mungkin kita di atas 35 persen ada kontribusi pajak parkir,"

Rustam menegaskan SPI beroperasi secara komersial dan bukan monopoli. Dengan pengelolaan sekitar 1.700 titik dan hampir 2 juta kendaraan terlayani setiap hari, industri parkir berperan penting mendukung aktivitas kawasan komersial, perkantoran, pusat hiburan, dan fasilitas transportasi publik.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait