Nasional

Wamen PPPA Dorong PKK Jadi Penggerak Perubahan Berbasis Komunitas

Bagikan:
Veronica Tan mendorong PKK sebagai penggerak perubahan berbasis komunitas dan lingkungan

Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Veronica Tan, mendorong penguatan Tim Penggerak PKK sebagai motor perubahan perilaku masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan di Jakarta Timur pada Minggu, 26 Juli 2026, saat Veronica menekankan pentingnya program pemberdayaan yang berkelanjutan di tingkat komunitas. Tujuannya jelas: menghasilkan dampak nyata, bukan sekadar aktivitas seremonial.

Program percontohan dan aktivitas di komunitas

Veronica mendorong pelaksanaan program percontohan yang memanfaatkan potensi lingkungan permukiman. Contoh aktivitas yang ia sebut meliputi pengelolaan sampah, budidaya ikan, dan penanaman sayuran secara terpadu.

Menurutnya, program percontohan menjadi sarana untuk menampilkan contoh konkret yang mudah ditiru oleh warga. Pendekatan ini bertujuan mengubah kebiasaan lewat praktik langsung dan bukti hasil kerja.

Pemanfaatan lahan dan sampah organik

Veronica menjelaskan lahan kosong di lingkungan permukiman dapat dijadikan kebun edukasi dengan sistem terpadu. Sampah organik rumah tangga dimanfaatkan menjadi kompos untuk mendukung kebun dan budidaya ikan.

Ia menekankan pentingnya menciptakan siklus pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Dengan demikian, hasil kegiatan bisa menjadi bukti perubahan dan mempengaruhi pola pikir warga secara bertahap.

Penguatan PKK itu harus nyata, bukan hanya saat ada acara. Yang terpenting adalah bagaimana kita mengubah perilaku masyarakat melalui implementasi dan contoh yang bisa langsung dijalankan

Peta jalan kawasan binaan dan kolaborasi

Veronica mengusulkan penyusunan peta jalan khusus bagi kawasan binaan yang melibatkan kader PKK dan komunitas. Ia juga mengajak peran aktif pemerintah dan sektor swasta untuk memastikan kelangsungan program.

Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci agar setiap keluarga memiliki rasa kepemilikan terhadap program yang dijalankan. Veronica menyebut sektor swasta, termasuk Lemonilo, bisa berbagi peran dalam implementasi dan pendampingan.

Kita integrasikan semuanya. Sampah organik dimanfaatkan untuk kebun dan budidaya ikan, lalu hasilnya dikawal bertahap hingga mengubah pola pikir masyarakat

Implikasi dan prospek

Jika dilaksanakan konsisten, model pemberdayaan berbasis komunitas ini berpotensi menciptakan dampak sosial dan lingkungan yang berkelanjutan. Kepemilikan komunitas terhadap program menjadi faktor penentu keberhasilan.

Ke depan, penyusunan peta jalan dan penguatan kader PKK diharapkan mampu menjadikan intervensi lebih fokus dan terukur. Langkah tersebut diharapkan mendorong perubahan perilaku yang nyata dalam jangka panjang.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait