TP PKK Babel Buka Ruang Promosi, Ajak Beli Produk UMKM
TP PKK Bangka Belitung membuka ruang promosi bagi pelaku UMKM melalui kegiatan PKK untuk mendorong ekonomi keluarga. Pernyataan itu disampaikan Ketua TP PKK Babel, Noni Hidayat Arsani, dalam rilis yang diterima Sabtu, 1 Agustus 2026. Salah satu contoh nyata adalah saat bakti sosial di Grha Maras, di mana produk UMKM yang dipamerkan diborong habis oleh Ibu Gubernur.
PKK sediakan tempat promosi bagi UMKM
Noni menjelaskan PKK terus memberi peluang promosi kepada UMKM di setiap kegiatan. Ia menekankan pentingnya dukungan konsumen lokal sebagai fondasi penguatan ekonomi keluarga.
"Dengan beli produk UMKM, kita ikut dorong ekonomi keluarga makin kuat dan sejahtera," ujar Noni.
Dengan menyediakan ruang pamer dalam acara PKK, Noni berharap pelaku usaha mikro dan kecil mendapat kesempatan lebih besar untuk dikenal dan meningkatkan penjualan.
Dampak langsung bagi pelaku UMKM
Pelaku UMKM Bangka, Dian Purnama, menyatakan pengalaman ikut pameran PKK memberi efek motivasi dan pemasukan nyata. Pada acara di Grha Maras, produk yang dipamerkan ludes terjual setelah dibeli oleh Ibu Gubernur.
"Beberapa waktu lalu di Grha Maras saat bakti sosial kami pamerkan produk, alhamdulillah diborong habis oleh Ibu Gubernur. Ini tentu memicu motivasi kami untuk menghasilkan produk yang berkualitas. Semoga usaha juga semakin berkembang," ucapnya.
Penjualan langsung seperti itu tidak hanya meningkatkan pendapatan, tetapi juga memberi sinyal positif kepada pelaku usaha untuk terus berinovasi dan menjaga kualitas produk.
Ajakan beli produk lokal dan prospek ke depan
PKK mengajak masyarakat aktif membeli produk UMKM sebagai bentuk dukungan konkret untuk ketahanan ekonomi keluarga. Dukungan konsumen ini dinilai penting agar pelaku usaha kecil memiliki pasar yang stabil dan bisa berkembang.
Ke depan, TP PKK Babel berkomitmen melanjutkan rangkaian kegiatan yang membuka kesempatan promosi bagi UMKM. Langkah ini diharapkan memperluas jaringan pemasaran dan menumbuhkan semangat kewirausahaan di tingkat lokal.
Dengan sinergi antara organisasi masyarakat dan pembeli lokal, kesempatan UMKM untuk tumbuh dan berkontribusi pada ekonomi daerah semakin terbuka.
Analis bisnis yang mengulas perkembangan industri, korporasi, dan peluang investasi.
Berita Terkait
Ekspor Industri Pengolahan Jan–Agu 2026 Tembus USD159,55 Miliar
Ekspor industri pengolahan Januari–Agustus 2026 mencapai USD159,55 miliar (Rp2.855,48 triliun), tumbuh 7,87%...
OJK Minta Perbankan Perkuat IT, Kebijakan Dividen Disesuaikan
OJK minta bank perkuat keamanan IT; dividend payout akan disesuaikan agar bank punya ruang investasi teknolo...
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan 2026-2030, Lima Prioritas Utama
OJK meluncurkan RP3I 2026–2030 di Bali untuk memperkuat perbankan dengan lima prioritas, empat enabler, dan...
APBN 2027: Target Pertumbuhan 6% Jadi Tantangan Utama
Target 6% pada APBN 2027 jadi tantangan; investasi harus tumbuh 10-12% untuk mendorong ekonomi, kata Kepala...
Ekspor Manufaktur Agustus 2026 Tumbuh 12,48%, Topang Surplus
Manufaktur naik 12,48% pada Agustus 2026, dorong ekspor USD26,61 miliar dan neraca perdagangan surplus USD3,...
Briket Kayu Indonesia Dilirik Buyer Spanyol untuk Restoran Profesional
Calon buyer Spanyol menunjukkan minat pada briket serbuk kayu heksagonal Indonesia untuk restoran profesiona...