Wali Kota: Pesparani Sumut III Perkuat Kerukunan di Pematangsiantar
Pematangsiantar, 23 Oktober 2026 — Wali Kota Wesly Silalahi menegaskan Pemerintah Kota Pematangsiantar mendukung penuh penyelenggaraan Pesparani Katolik Tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut) III. Pembukaan berlangsung malam tadi di Hall Catholic Center-Pusat Pembinaan Umat (CC-PPU), Kelurahan Tambun Nabolon, Kecamatan Siantar Martoba.
Pembukaan dan sambutan Wali Kota
Wesly menyampaikan ucapan selamat datang kepada peserta, pendamping, juri, tokoh agama, dan tamu dari berbagai kabupaten/kota di Sumut. Ia menekankan kegiatan tersebut memperkuat iman, persaudaraan, serta kerukunan antarwarga.
“Kami merasa bangga Pematangsiantar dipercaya menjadi tuan rumah. Semoga bapak, ibu dan saudara-sepuluh merasa nyaman dan menikmati keramahtamahan masyarakat kami,”
Wesly mengangkat tema kegiatan, “Berjalan Bersama dalam Harmoni, Mewartakan Kasih dalam Satu Irama”, sebagai ajakan hidup rukun dan saling menghargai perbedaan.
Peserta, jadwal, dan teknis acara
Penyelenggaraan Pesparani berlangsung selama tiga hari, 23-25 Oktober 2026. Panitia mencatat ada 15 kontingen dari kabupaten/kota di Sumut dengan total peserta dan ofisial mencapai 484 orang, yang menginap di empat rumah retreat.
Ketua panitia, Jarudin Silvanus Simarmata, melaporkan sejumlah kabupaten/kota tidak mengirim kontingen, sehingga jumlah peserta lebih kecil dari yang diharapkan. Seluruh lomba digelar untuk menguji kualitas paduan suara sekaligus mempererat kebersamaan antar peserta.
Respons pemuka agama dan pejabat
Uskup Keuskupan Sibolga, Fransiskus Tuaman Sasfo Sinaga, menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota atas perhatian dan dukungan berkelanjutan terhadap umat Katolik di Pematangsiantar.
“Mauliate godang. Bapak Wali Kota tetap hadir dan mendukung kegiatan Katolik di sini. Semoga Bapak selalu semangat dan sehat,”
Perwakilan Kanwil Kementerian Agama Sumut, Syafrizal Bancin, menilai Pesparani penting untuk menumbuhkan persaudaraan dan pelayanan yang berdampak positif bagi masyarakat.
Agustinus Panjaitan dari BPSDM Provinsi Sumut, mewakili Gubernur, meminta Pesparani menjadi lebih dari kompetisi, yakni momentum memperkuat tali persaudaraan. Ia berharap ajang ini mendorong kekompakan kontingen.
“Jadikan Pesparani sebagai ajang untuk mempererat silaturahmi dan saling menguatkan bagi seluruh kontingen,”
Makna kegiatan dan harapan ke depan
Ketua LP3KD Pematangsiantar, Daud Simanjuntak, menegaskan Pesparani bukan sekadar lomba. Kegiatan ini menurutnya kesempatan menghayati iman melalui seni, musik, dan pujian.
“Melalui kegiatan ini harapannya memperkuat kebersamaan dan meningkatkan kualitas pelayanan gereja serta persatuan di tengah keberagaman Sumut,”
Wesly berharap Pesparani Sumut III juga menjadi bagian persiapan kontingen Sumut menuju Pesparani Nasional IV di Sulawesi Utara tahun 2027. Sebelum meninggalkan lokasi, ia menyempatkan berfoto bersama kontingen Pematangsiantar.
Acara dihadiri sejumlah pejabat daerah dan tokoh gerejawi, termasuk wakil bupati, pejabat DPRD, serta pimpinan lembaga pembinaan paduan suara.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Warga Binaan Lapas Kutacane Meninggal Usai Dirawat
Seorang warga binaan Lapas Kutacane, identified as Ishak alias Ical, meninggal setelah dirawat; ia sempat di...
Kebakaran 7 Rumah di Permata Punie, Aceh Besar
Tujuh rumah di Perumahan Permata Punie, Aceh Besar terbakar dinihari 25 Okt 2026; tiga rusak berat, empat ru...
Tujuh Rumah di Perumahan Permata Punie Terbakar di Aceh Besar
Tujuh rumah di Perumahan Permata Punie, Aceh Besar, terbakar dini hari 25 Okt 2026; tiga rusak berat, pemada...
Mubes IKAKUM USK VI: Teuku Kamaruzzaman Terpilih Aklamasi
IKAKUM USK menggelar MUBES VI di Banda Aceh pada 24 Oktober 2026; Teuku Kamaruzzaman terpilih kembali aklama...
Ribuan Warga Padati Pembukaan MTQ ke-35 Aceh Besar
Ribuan warga memadati pembukaan MTQ ke-35 Aceh Besar di Lapangan Bung Cala, Sabtu (24/10), sebagai upaya men...
Pemilihan Tuha Peut Lamkruet Tetapkan 5 Anggota, Satu Perempuan
Pemilihan Tuha Peut Gampong Lamkruet (24/10) menetapkan lima anggota, termasuk satu perempuan; Eka Cahya Mar...