Lokal

Pemilihan Tuha Peut Lamkruet Tetapkan 5 Anggota, Satu Perempuan

Bagikan:
Suasana penghitungan suara pemilihan Tuha Peut Lamkruet

ACEH BESAR — Pemilihan anggota Tuha Peut Gampong Lamkruet digelar di meunasah setempat pada Sabtu (24/10). Dari tujuh calon, panitia menetapkan lima anggota terpilih, termasuk satu kursi yang diperuntukkan bagi perwakilan perempuan.

Hasil penghitungan suara

Penghitungan suara berlangsung tertib dan antusias. Peraih suara terbanyak adalah Eka Cahya Maria, ST, yang merupakan perwakilan perempuan, dengan 219 suara. Berikut hasil lengkap penghitungan:

Nama Suara
Eka Cahya Maria, ST 219
Ahmad Hanafi 133
Zamzami, S.Sos. 79
Zaini Ibrahim 62
Zulyadani 28

Suasana penghitungan suara pemilihan Tuha Peut Lamkruet.

Peran perempuan dalam pengambilan keputusan gampong

Kehadiran perwakilan perempuan dianggap penting oleh warga. Dengan satu kursi khusus perempuan, harapan muncul agar aspirasi keluarga, pemenuhan layanan dasar, dan isu-isu sosial dapat terakomodasi lebih baik dalam musyawarah gampong.

Proses administrasi dan tahapan selanjutnya

Ketua panitia pelaksana, Jamaluddin, menjelaskan bahwa panitia akan melengkapi seluruh berkas administrasi untuk kelima anggota terpilih. Berkas itu akan diserahkan ke kecamatan dan kabupaten sebagai bagian dari proses verifikasi.

"Kita berharap dengan terpilihnya lima anggota Tuha Peut ini, mereka dapat membantu mendukung pembangunan Gampong Lamkruet ke depan serta memperjuangkan aspirasi masyarakat,"

Setelah verifikasi administrasi selesai, penetapan resmi akan menunggu penerbitan Surat Keputusan (SK) Bupati. SK tersebut menjadi dasar hukum bagi anggota Tuha Peut untuk menjalankan fungsi pengawasan dan pembinaan di tingkat gampong.

Dampak dan harapan masyarakat

Warga berharap komposisi baru Tuha Peut bisa memperkuat sinergi antara lembaga adat, pemerintahan gampong, dan masyarakat. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan keputusan kebijakan lokal lebih reflektif terhadap kebutuhan warga dan mendorong pembangunan yang berkelanjutan di Lamkruet.

Proses pemilihan yang berlangsung terbuka dan partisipatif ini dipandang sebagai langkah penting dalam memperkuat praktik demokrasi di tingkat gampong serta memastikan wakil warga memiliki legitimasi untuk menyuarakan kepentingan bersama.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait