Kebakaran 7 Rumah di Permata Punie, Aceh Besar
ACEH BESAR — Tujuh unit rumah di komplek Perumahan Permata Punie, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, terbakar dinihari Minggu, 25 Oktober 2026. Kebakaran dilaporkan pada pukul 04.03 WIB dan berhasil dipadamkan sekitar 05.45 WIB. Tiga rumah mengalami kerusakan berat dan empat lainnya rusak ringan. Tidak ada korban jiwa, namun sebagian besar harta benda warga ikut terbakar.
Kronologi dan kerusakan
Kebakaran terjadi di kawasan pemukiman padat penduduk sehingga api cepat menjalar antar rumah yang berdempetan. Salah satu kendaraan milik warga juga dilaporkan ikut terbakar saat kejadian.
Dari tujuh unit yang terdampak, tiga unit mengalami rusak berat dan empat unit rusak ringan. Berikut daftar pemilik rumah yang terdampak dan kondisi keluarga masing-masing:
- Rusak berat
- Abdul Mutaleb, 48, buruh — 1 KK, 5 jiwa
- Sunandar, 45, buruh — 1 KK, 2 jiwa
- Ganda Pasar Sirus, 52, sopir — 1 KK
- Rusak ringan
- T. Batee, 44, buruh — 1 KK, 2 jiwa
- Mak Jis, 53 — 1 KK, 3 jiwa
- Hendri Sinaga, 46, ibu rumah tangga — 1 KK, 6 jiwa
- Yus Pika, 55, ibu rumah tangga — 1 KK, 5 jiwa
Upaya pemadaman
BPBD Aceh Besar menerjunkan tiga unit armada pemadam kebakaran. Bantuan datang dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banda Aceh berupa dua unit damkar, serta satu unit water tank dari Rindam Iskandar Muda. Petugas menyelesaikan proses pemadaman dan pendinginan sekitar pukul 05.45 WIB.
"Petugas menerima informasi kebakaran tersebut pada pukul 04.03 WIB,"
Keterangan itu disampaikan oleh Ridwan Jamil, Kepala Pelaksana BPBD Aceh Besar, yang menangani koordinasi lapangan.
Bantuan dan respons
Penanganan lapangan melibatkan aparat keamanan dan relawan. Selain petugas pemadam, personel Polri dan TNI dari polsek dan koramil setempat ikut membantu. Relawan radio amatir (RAPI) dan warga sekitar juga berperan dalam evakuasi dan pengamanan lokasi.
Status penyelidikan
Penyebab kebakaran masih dalam penanganan pihak terkait. Hingga saat ini pihak berwenang fokus pada pemulihan korban terdampak dan pemeriksaan di lokasi untuk menentukan sumber api.
Proses pendataan kerugian dan kebutuhan korban akan dilanjutkan setelah kondisi lokasi dinyatakan aman oleh petugas.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Ribuan Warga Padati Pembukaan MTQ ke-35 Aceh Besar
Ribuan warga memadati pembukaan MTQ ke-35 Aceh Besar di Lapangan Bung Cala, Sabtu (24/10), sebagai upaya men...
Pemilihan Tuha Peut Lamkruet Tetapkan 5 Anggota, Satu Perempuan
Pemilihan Tuha Peut Gampong Lamkruet (24/10) menetapkan lima anggota, termasuk satu perempuan; Eka Cahya Mar...
MTQ XXXV Aceh Besar Resmi Dibuka, 665 Peserta Berlaga hingga 31 Oktober
Bupati Aceh Besar resmi membuka MTQ XXXV di Kuta Baro; 665 peserta dari 23 kafilah berlaga hingga 31 Oktober...
Lee Kum Kee Dukung Operasi Katarak Sumut lewat Jalan Sehat Medan
Lee Kum Kee dan Lions Club gelar Jalan Sehat 2026 di Medan, kumpulkan dana untuk operasi katarak Sumatera Ut...
Plt Bupati Langkat Serahkan Bantuan untuk Haul ke-103 di Besilam
Plt Bupati Langkat Tiorita menyerahkan bantuan untuk Haul ke-103 Syekh Abdul Wahab di Besilam, termasuk logi...
H.M. Husni Kembali Pimpin DPP Aceh Sepakat 2025-2030
H.M. Husni terpilih kembali sebagai Ketua Umum DPP Aceh Sepakat 2025-2030 secara aklamasi pada Mubes XII di...