5 Perpustakaan Estetik di Jakarta yang Layak Dikunjungi
Perpustakaan Jakarta Nyi Ageng Serang kembali beroperasi setelah direvitalisasi oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo, menambah pilihan ruang literasi estetik di ibu kota. Selain Nyi Ageng Serang, ada beberapa perpustakaan yang menawarkan desain menarik dan fasilitas lengkap untuk membaca, bekerja, dan mengikuti kegiatan budaya.
Ringkasan Perpustakaan Rekomendasi
- Perpustakaan Jakarta Nyi Ageng Serang
- Perpustakaan Jakarta Cikini (Taman Ismail Marzuki)
- Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas)
- Perpustakaan Kementerian Pekerjaan Umum
- Perpustakaan Erasmus Huis
Perpustakaan Jakarta Nyi Ageng Serang
Terletak di Gedung Nyi Ageng Serang, Kuningan, Jakarta Selatan, perpustakaan ini memiliki luas sekitar 4.000 meter persegi dengan desain modern yang mengutamakan kenyamanan pengunjung. Koleksi yang tersedia mencapai sekitar 55 ribu buku, lengkap dengan ruang baca, area bekerja, dan ruang lokakarya.
Perpustakaan juga beroperasi hingga pukul sepuluh malam sehingga cocok untuk kunjungan setelah jam kerja atau kuliah.
Perpustakaan Jakarta Cikini (Taman Ismail Marzuki)
Berada di kawasan Taman Ismail Marzuki, Cikini, perpustakaan ini dikenal karena interior bergaya minimalis dan pencahayaan hangat yang menciptakan suasana nyaman. Fasilitasnya mencakup koleksi buku dari berbagai kategori serta reading corner untuk anak-anak.
Lokasinya yang strategis memudahkan akses menggunakan transportasi umum, sehingga menjadi favorit warga yang mencari suasana tenang dan estetis.
Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas)
Perpusnas berada di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Gedung setinggi 27 lantai ini menyimpan jutaan koleksi, mulai dari buku, film, naskah kuno, hingga arsip penting yang dapat dimanfaatkan publik.
Selain koleksi yang luas, pengunjung dapat menikmati panorama Kota Jakarta dari lantai atas, menjadikan pengalaman membaca lebih istimewa.
Perpustakaan Kementerian Pekerjaan Umum
Perpustakaan Kementerian Pekerjaan Umum di Gedung Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, hadir dengan wajah baru sejak akhir 2025. Konsepnya modern dan terbuka, dilengkapi ruang baca yang nyaman, koleksi khusus terkait pembangunan dan infrastruktur, serta area diskusi.
Kehadiran perpustakaan ini diharapkan memperkuat budaya literasi khususnya di sektor pembangunan.
Perpustakaan Erasmus Huis
Berada di kompleks Kedutaan Besar Belanda, perpustakaan Erasmus Huis menawarkan suasana internasional dan tenang. Selain koleksi internasional, tempat ini rutin menggelar kegiatan budaya seperti pameran, pemutaran film, dan lokakarya.
Kombinasi koleksi internasional dan program budaya membuat Erasmus Huis layak masuk daftar kunjungan bagi pencinta literasi dan seni.
Kelima perpustakaan ini bukan hanya menyimpan koleksi, tetapi juga berperan sebagai ruang publik yang mendukung aktivitas belajar, bekerja, dan berkegiatan budaya di Jakarta.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Siapkan Pusat Rehabilitasi untuk Warga Binaan Narkotika
Pemerintah siapkan pusat rehabilitasi dan reedukasi bagi warga binaan pengguna narkotika untuk atasi overkap...
BMKG Waspadai Hujan Lebat, Petir, Angin Kencang 5-8 Okt
BMKG keluarkan peringatan dini hujan lebat, petir, dan angin kencang pada 5-8 Oktober 2026; waspadai empat w...
Prabowo Pimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap
Presiden Prabowo memimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap, 5 Oktober 2026; melibatkan 3.378 personel...
HUT TNI ke-81: DPR Dorong Modernisasi Hadapi Perang Modern
DPR mendesak modernisasi alutsista dan peningkatan pelatihan TNI menjelang HUT ke-81, seiring anggaran 2027...
Dua Induk Badak Sumatera Bunting di Way Kambas, Harapan Konservasi
Dua induk badak sumatera, Ratu dan Delilah, dinyatakan bunting di Suaka Rhino Sumatra Way Kambas; pemantauan...
Prabowo Minta Bakom Gunakan Bahasa Sederhana dan Dengarkan Rakyat
Presiden Prabowo minta Bakom gunakan bahasa sederhana, jelaskan alasan kebijakan, dan dengarkan masukan masy...