466.102 KK Terdaftar di Perlinsos Sumut, Pemprov Genjot Digitalisasi
Medan, 27 Oktober — Hanya 466.102 kepala keluarga (KK) atau 9,58 persen dari total 4.864.605 KK di Sumatera Utara yang tercatat dalam sistem Perlindungan Sosial (Perlinsos) Kementerian Sosial. Pemprov Sumut mendorong percepatan digitalisasi data bantuan sosial agar penyaluran lebih cepat dan tepat sasaran.
Percepatan digitalisasi Perlinsos
Kepala Dinas Sosial Sumut, Ady Putra Parlaungan, menyatakan digitalisasi data bansos menjadi prioritas. Menurutnya, transformasi digital mempercepat pendataan dan membuka akses transparansi dalam penyaluran bantuan.
Ady meminta warga mendaftarkan data Kartu Keluarga (KK) melalui sistem Perlinsos. Pendaftaran dapat dilakukan secara mandiri atau melalui agen online pada portal resmi Kementerian Sosial.
Pilot project dan peran masyarakat
Kota Medan dan Kabupaten Tapanuli Utara dipilih sebagai wilayah pilot project program digital Perlinsos di Sumut. Program ini rencananya akan diresmikan oleh Presiden RI, Prabowo Subianto.
Bantuan ditujukan bagi masyarakat pada desil 1 hingga 4. Warga desil 5-10 dapat berperan sebagai agen untuk membantu pendaftaran kerabat atau tetangga yang berhak menerima bantuan.
“Kepada masyarakat yang berada di desil 5-10 bisa menjadi agen, bisalah mendaftarkan saudara-saudaranya yang berada di desil 1-4. Namun, penentu keputusan siapa yang akan menerima bantuan tersebut tetap dari Kementerian Sosial,”
Sinkronisasi data dan verifikasi
Keberhasilan Perlinsos Digital bergantung pada Identitas Kependudukan Digital (IKD). Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) provinsi dan kabupaten/kota bertugas mencocokkan data biometrik, termasuk verifikasi wajah, saat registrasi.
Dinas Sosial Provinsi juga memantau proses verifikasi dan penapisan. Instansi sosial di daerah diminta memastikan validitas data riil di lapangan agar program seperti PKH dan BPNT tepat sasaran.
Data desil rumah tangga di Sumut
| Desil | KK | Individu | Penghasilan per bulan | Kategori |
|---|---|---|---|---|
| Desil 1 | 437.761 | 1.697.184 | < Rp800.000 | Sangat miskin |
| Desil 2 | 476.977 | 1.804.871 | Rp800.000–Rp1,2 juta | Miskin |
| Desil 3 | 499.243 | 1.765.523 | Rp1,2–Rp1,8 juta | Rentan miskin |
| Desil 4 | 478.197 | 1.585.297 | Rp1,8–Rp2,5 juta | Menengah ke bawah |
Ady menambahkan wilayah 3T—Tertinggal, Terdepan, dan Terluar—mendominasi penduduk desil 1-4 di Sumut, termasuk Kepulauan Nias. Pemprov berkomitmen mempercepat registrasi untuk memperbaiki sasaran bantuan sosial.
Selanjutnya, pemerintah pusat dan daerah akan melanjutkan sinkronisasi data dan pengawasan verifikasi. Upaya ini diharapkan menurunkan kesalahan penyaluran dan mempercepat bantuan bagi keluarga miskin di Sumut.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Pegawai KAI Laporkan RT atas Dugaan Penganiayaan saat Pengosongan Rumah di Medan
Pegawai PT KAI melaporkan RT ke Polsek Medan Timur atas dugaan penganiayaan saat pengosongan rumah aset KAI...
DPP Loho Raja se-Dunia Dilantik di Silahi Sabungan, Tekankan Persatuan
DPP Parsadaan Pomparan Loho Raja se-Dunia dilantik 24 Oktober di Silahi Sabungan untuk memperkuat persatuan...
Prabowo Hadiri Pembentangan Bendera 24 Km di Nagan Raya
Bupati Nagan Raya bertemu Menko Polhukam untuk mematangkan persiapan kunjungan Presiden Prabowo pada 11 Nov...
Prabowo Dijadwalkan Saksikan Pembentangan Bendera 24 Km di Nagan Raya
Presiden Prabowo dijadwalkan menyaksikan pembentangan bendera 24 km di Nagan Raya pada 11 Nov 2026; persiapa...
Labuhanbatu Gelar FGD Penyusunan RAD PP ATS
Pemkab Labuhanbatu menggelar FGD penyusunan RAD PP ATS pada 26 Oktober untuk menindaklanjuti Perpres No.3/20...
Pemkab Labuhanbatu Evaluasi Kesiapsiagaan Hadapi Banjir dan Karhutlah
Pemkab Labuhanbatu menggelar rapat kesiapsiagaan bencana 26/10 untuk antisipasi banjir, longsor, angin kenca...