Pemerintah Perkuat Layanan Ramah Lansia pada HLUN 2026
Pemerintah menegaskan komitmen memperkuat perlindungan dan layanan bagi lanjut usia saat puncak Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026 di Kupang, Nusa Tenggara Timur. Acara puncak digelar di Alun-Alun Rumah Jabatan Gubernur NTT dengan ribuan peserta dari berbagai komunitas lansia pada 30 Mei 2026.
Komitmen Kementerian Sosial
Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial, Supomo, menyampaikan pesan Menteri Sosial yang menekankan bahwa penghormatan terhadap lansia harus diwujudkan dalam program nyata dan berkelanjutan. Pemerintah akan meningkatkan layanan dan pendampingan sebagai bagian dari perlindungan sosial lansia.
"Kementerian Sosial berkomitmen memperkuat perlindungan sosial bagi lansia. Layanan dan pendampingan akan terus ditingkatkan secara berkelanjutan,"
Rangkaian kegiatan di Kupang
Puncak HLUN 2026 ditandai dengan jalan sehat yang melibatkan ribuan lansia. Peserta berasal dari komunitas lansia, organisasi keagamaan, serta keluarga besar TNI dan Polri yang turut memeriahkan acara.
Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, melepas peserta bersama Supomo. Ia menyampaikan rasa bangga karena penyelenggaraan HLUN dilaksanakan di wilayahnya dan menjangkau banyak daerah.
"Kepercayaan ini menjadi kehormatan bagi masyarakat NTT. Berbagai layanan telah menjangkau 22 kabupaten dan kota,"
Layanan kesehatan dan program prioritas
Berbagai layanan kesehatan disediakan langsung di lokasi untuk mendukung kesejahteraan lansia. Pemerintah menghadirkan layanan yang bersifat preventif dan kuratif agar lansia dapat tetap aktif dan sehat.
- Senam bersama dan fisioterapi
- Pemeriksaan kesehatan gratis
- Layanan audiometri untuk deteksi gangguan pendengaran
- Operasi katarak gratis
- Bantuan alat aksesibilitas dan ATENSI
Supomo menjelaskan HLUN bukan sekadar seremoni. Sepanjang bulan Mei, program-program tersebut telah menyentuh masyarakat melalui layanan langsung dan pemenuhan hak sipil lansia.
Dampak di NTT dan langkah ke depan
Menurut Pemerintah Provinsi NTT, program HLUN memberi manfaat nyata bagi lansia di 22 kabupaten dan kota. Layanan yang menyasar kesehatan, aksesibilitas, dan pendampingan dinilai meningkatkan kualitas hidup lansia di wilayah tersebut.
Pemerintah mendorong pemerintah daerah menjadi garda terdepan dalam membangun layanan ramah lansia. Langkah ini diharapkan menjadikan masyarakat sebagai ruang paling aman dan menghormati hak-hak lansia.
HLUN 2026 menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian publik dan memastikan program perlindungan sosial bagi lansia terus berlanjut dan meluas ke seluruh daerah.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
10 Juta Pelanggan Sudah Registrasi Biometrik SIM, Menkomdigi
Lebih dari 10 juta pelanggan telah menjalani registrasi biometrik SIM sejak 1 Juli 2026; pemerintah evaluasi...
Cholil Nafis: AI Tak Bisa Jadi Guru Agama, MUI Dorong Jihad Digital
Wakil Ketua MUI Cholil Nafis menegaskan AI tidak bisa menjadi guru agama dan MUI akan melancarkan 'jihad dig...
Ahmad Muzani: KUII Ke-8 Jadi Wadah Persatuan Umat Islam
Ahmad Muzani menyebut KUII Ke-8 momentum tepat untuk menyatukan umat Islam menghadapi ketidakpastian politik...
Kemkomdigi Tindaklanjuti Putusan MK soal Sisa Kuota Internet
Kemkomdigi akan menindaklanjuti Putusan MK yang mewajibkan penyedia menjaga sisa kuota pelanggan agar tetap...
MUI Perkuat Persahabatan RI-Palestina Lewat Program Beasiswa
MUI memperkuat persahabatan Indonesia-Palestina lewat program beasiswa bagi pelajar Palestina yang dibiayai...
Operasi SAR KM Nurul Salsa Ditutup, 14 Penumpang Masih Hilang
Operasi SAR KM Nurul Salsa di perairan Selayar ditutup setelah 10 hari; 58 selamat, 4 meninggal, dan 14 masi...