Sandiaga Investasi di Mutuagung Lestari, Bidik Bisnis Sertifikasi
Sandiaga Salahuddin Uno mengumumkan investasi di PT Mutuagung Lestari (MUTU) pada Jumat, 24 Juli 2026 di Jakarta. Ia mengatakan langkah itu ditempuh untuk memperkuat ekosistem sertifikasi yang dianggap krusial bagi daya saing industri dan transformasi menuju ekonomi hijau. Investasi diarahkan pada layanan sertifikasi, inspeksi, pengujian, dan verifikasi yang disediakan MUTU.
Alasan investasi
Sandiaga menjelaskan bahwa permintaan global terhadap standar keberlanjutan makin ketat. Untuk itu, Indonesia perlu sistem yang memastikan proses bisnis memenuhi standar yang diakui secara internasional. Ia menilai layanan sertifikasi akan menjadi fondasi penting agar produk lokal bisa bersaing di pasar ekspor.
"Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemain utama dalam ekonomi hijau. Namun potensi tersebut harus didukung oleh sistem yang mampu memastikan setiap proses memenuhi standar yang diakui secara global. Di sinilah peran perusahaan seperti MUTU menjadi sangat penting," kata Sandiaga, di Jakarta, Jumat, 24 Juli 2026.
Peran MUTU dalam ekosistem
Menurut Sandiaga, MUTU berada pada posisi tepat untuk menjawab kebutuhan sertifikasi nasional dan internasional. Perusahaan menawarkan layanan yang mendukung pemenuhan berbagai standar. Dengan demikian, MUTU berperan membangun kepercayaan pelaku usaha, regulator, investor, dan pasar internasional.
Standar yang makin dibutuhkan
Ia menyebut tren global menuntut kepatuhan pada berbagai aspek. Di antaranya adalah lingkungan, keamanan pangan, sertifikasi halal, dan tata kelola perusahaan. Kepatuhan ini menjadi syarat agar produk Indonesia dapat menembus pasar ekspor dan bertahan di sana.
- Kepatuhan lingkungan
- Keamanan pangan
- Sertifikasi halal
- Tata kelola perusahaan
Dampak terhadap industri
Sandiaga memperkirakan permintaan layanan sertifikasi, inspeksi, pengujian, dan verifikasi akan meningkat seiring aktivitas industri dan tuntutan global. Investasi bukan hanya mengejar pertumbuhan bisnis. Lebih jauh, investasi dimaksud untuk memperkuat fondasi daya saing industri nasional dan percepatan transformasi ekonomi hijau.
"Bagi kami, investasi ini bukan hanya melihat pertumbuhan bisnis perusahaan. Lebih dari itu, kami melihat MUTU sebagai bagian dari fondasi yang dibutuhkan Indonesia untuk meningkatkan daya saing industri dan mempercepat transformasi menuju ekonomi hijau," ujar Sandiaga.
Layanan tambahan MUTU
Selain sertifikasi dan jaminan, MUTU mengembangkan layanan di bidang halal, pangan, dan keberlanjutan. Pengembangan layanan ini dipandang penting untuk membantu pelaku usaha memenuhi tuntutan pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk Indonesia di tingkat global.
Dengan investasi ini, Sandiaga berharap industri jasa sertifikasi menjadi pilar yang mendukung ekspansi ekspor dan transisi ekonomi yang lebih berkelanjutan.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
INALUM Buka Program Magang, Ajak Talenta Muda Belajar di Industri
INALUM membuka program magang untuk talenta muda belajar langsung di industri nasional, memperkuat keterampi...
Serangan Hama Ganggu Padi di Pasrujambe dan Senduro, Lumajang
Tanaman padi di Pasrujambe dan Senduro, Lumajang, diserang wereng, burung, dan tikus; P3NA Jatim minta penda...
INALUM Dorong Jurnalisme Lingkungan, Hadirkan 65 Karya IN-Journal II
INALUM mendorong jurnalisme lingkungan lewat IN-Journal Chapter II yang menampilkan 65 karya untuk memperkua...
Peak Day Salebration 15 Tahun Blibli: Promo Besar 25-28 Juli
Blibli gelar Peak Day Salebration 25-28 Juli 2026: diskon hingga 90%, potongan sampai Rp2 juta, dan tebus mu...
MUI Usulkan 'Danantara Syariah' untuk Konsolidasi Ekonomi Umat
MUI mengusulkan pembentukan Danantara Syariah Nusantara untuk mengkonsolidasikan sektor ekonomi syariah yang...
OJK Panggil Kredivo dan KreditFazz soal Etika Penagihan
OJK memanggil Kredivo dan KreditFazz pada 23 Juli 2026 terkait dugaan pelanggaran etika penagihan; diminta i...