Nasional

Pemerintah Perketat Penanganan Karhutla untuk Cegah Asap Lintas Negara

Bagikan:
Tim pemadam karhutla berupaya padamkan api di lahan gambut

Pemerintah memperketat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla)

Upaya pengendalian dan pemantauan prioritas

Djamari mengatakan pemerintah terus mengintensifkan tindakan agar asap tidak menimbulkan gangguan lintas negara. Hingga saat ini belum ada laporan asap karhutla yang mengganggu negara lain, tetapi kewaspadaan ditingkatkan untuk menghindari dampak lintas batas.

"Kita juga upaya sekeras mungkin upaya itu untuk tidak mengganggu juga pihak lain,"

Menurut Djamari, pengendalian kebakaran perlu dilakukan maksimal karena asap dapat bergerak lintas wilayah. Selain itu, penanganan ini terkait kepentingan nasional dan wibawa negara dalam mengatasi bencana lingkungan.

"Masalah kebangsaan yang kita butuhkan. Kita menjaga wibawa bangsa ini untuk mampu mengatasi api,"

Enam provinsi menjadi fokus

Pemerintah memprioritaskan pemantauan dan penanggulangan karhutla di enam provinsi yang rawan. Daerah prioritas ini mendapatkan perhatian khusus dari pusat dan pemerintah daerah.

  • Riau
  • Jambi
  • Sumatera Selatan
  • Kalimantan Barat
  • Kalimantan Tengah
  • Kalimantan Selatan

Di wilayah-wilayah tersebut, upaya pemadaman, patroli udara dan darat, serta koordinasi lintas-instansi terus dijalankan untuk menekan titik api dan memutus penyebaran asap.

Fokus penanganan: lebih dari sekadar memadamkan api

Pemerintah menegaskan penanganan karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman. Langkah pencegahan, rehabilitasi lahan, dan mitigasi dampak kesehatan masyarakat juga masuk prioritas. Strategi ini dimaksudkan untuk mengurangi risiko berulang di musim kemarau berikutnya.

Penutupan sementara kawasan wisata demi keselamatan

Sebelumnya Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni meninjau penanganan kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Pemerintah daerah menutup sementara kawasan wisata agar petugas dapat berkonsentrasi memadamkan api tanpa terganggu aktivitas pengunjung.

Penutupan dilakukan untuk melindungi wisatawan, masyarakat sekitar, dan memudahkan kerja tim pemadam. Kebijakan ini juga bertujuan mencegah aktivitas wisata menghambat proses penanggulangan kebakaran.

Implikasi dan langkah ke depan

Perketatannya penanganan karhutla mencerminkan upaya menjaga kesehatan publik, lingkungan, serta hubungan baik lintas negara. Pemerintah berjanji tetap memantau kondisi, memperkuat koordinasi antarlembaga, dan menerapkan langkah-langkah preventif agar asap tidak berkembang menjadi masalah internasional.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait