Kemensos Dorong Percepatan Sekolah Rakyat, Daerah Diminta Lengkapi Sertifikat
Kementerian Sosial meminta pemerintah daerah mempercepat pelaksanaan Sekolah Rakyat untuk membuka akses pendidikan anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Permintaan itu disampaikan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono saat menerima delegasi beberapa daerah di Jakarta, Kamis 9 Juli 2026. Agus menekankan percepatan harus tetap mengikuti aturan dan mekanisme agar penganggaran dan pembangunan dapat dipertanggungjawabkan.
Tekad percepat Sekolah Rakyat
Agus Jabo menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk mempercepat akses pendidikan. Ia mengingatkan masih ada sekitar 4 juta anak yang belum sekolah, sehingga program ini menjadi prioritas. Namun, ia menekankan bahwa langkah percepatan wajib sejalan dengan prosedur Kemensos.
"Presiden memang maunya cepat, karena masih ada sekitar 4 juta anak yang belum sekolah. Tapi tahapannya tetap harus sesuai mekanisme Kemensos agar penganggaran bisa dipertanggungjawabkan,"
Syarat administrasi lahan untuk pembangunan
Kemensos meminta kesiapan administratif daerah, terutama terkait kepemilikan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat permanen. Agus menyatakan tanpa dokumen lengkap, proses pembangunan tidak bisa dimulai. Ia memberi tekanan pada kelengkapan sertifikat sebagai syarat mutlak.
"Untuk lahan, sertifikat harus dibawa. Kalau tidak bawa sertifikat, urusan sekolah tidak bisa diproses. Saya berharap Singkil memiliki Sekolah Rakyat permanen, kalau bisa tahun ini,"
Progres Subulussalam
Pemerintah Kota Subulussalam melaporkan percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di wilayahnya. Wali Kota Rasyid menyebut progres fisik kini hampir selesai dan menyasar penyelesaian dalam waktu dekat. Ia menyatakan keterlibatan berbagai unsur pemerintah daerah mempercepat penyelesaian sampai tahap finishing.
"Alhamdulillah, Sekolah Rakyat kami sudah tahap finishing. Terakhir progresnya mencapai 74 persen,"
Target penyelesaian yang disampaikan adalah 14 Juli 2026, sehingga kerja bergantian antar-pelaksana diprioritaskan untuk mengejar tenggat.
Penguatan data dan pemberdayaan di Indragiri Hulu
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Indragiri Hulu, Rika Varia Nora, menyampaikan upaya pembaruan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai bagian dari penguatan layanan sosial. Pemerintah daerah meningkatkan kapasitas operator desa dan melakukan verifikasi lapangan untuk memperbarui data.
"Indragiri Hulu menargetkan pembaruan data mencapai 50 persen penduduk pada September. Kemudian 100 persen pada Desember 2026,"
Selain pendataan, daerah menyiapkan lebih dari 100 Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH) untuk mengikuti Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE). Rencana ini disinergikan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penguatan koperasi desa serta komunitas adat terpencil.
Kerja sama lintas daerah dan tindak lanjut
Agus membuka ruang kerja sama dengan seluruh pemerintah daerah untuk mempercepat pengentasan kemiskinan dan perluasan akses pendidikan. Ia menyatakan dukungan Kemensos akan diberikan selama program sesuai mekanisme dan dokumen pendukung lengkap.
"Pokoknya saya senang kalau daerah semangat untuk pengentasan kemiskinan. Saya akan dukung selama Kemensos punya program,"
Dengan batas waktu lokal dan target pembaruan data nasional, langkah selanjutnya adalah verifikasi lahan, finalisasi konstruksi, dan sinkronisasi anggaran agar Sekolah Rakyat segera beroperasi dan dapat menampung anak-anak yang belum sekolah.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Open House Sekolah Rakyat Lombok: Drama Putri Mandalika Berbahasa Inggris
Open house Sekolah Rakyat di Lombok Barat menampilkan drama Putri Mandalika berbahasa Inggris dan memamerkan...
Sekolah Rakyat Dongkrak Kepercayaan Diri Anak di Lombok Barat
Mensos Saifullah Yusuf menyatakan Sekolah Rakyat di Lombok Barat meningkatkan kepercayaan diri dan disiplin...
Program B50 Perkuat Hilirisasi Sawit dan Kesejahteraan Petani
Menteri Pertanian sebut program mandatori B50 perkuat hilirisasi sawit, perluas pasar domestik, dan tingkatk...
Kementan Salurkan Delapan Pompa Atasi Kekeringan di Subang
Kementan salurkan delapan unit pompa ke Subang pada 9 Juli 2026 untuk menjamin pasokan air dan menyelamatkan...
Airlangga: Pemerintah Perkuat Fondasi Ekonomi Hadapi Ketidakpastian
Airlangga menyatakan pemerintah memperkuat fondasi ekonomi lewat B50, PLTS 100 GW, dan pengembangan semikond...
Menkum: Usul Tolak Merek Bukan Akhir Perlindungan Hukum
Menkum tegaskan usul tolak pendaftaran merek bukan akhir; pemohon bisa menanggapi dengan bukti dalam 30 hari...