Pemerintah Percepat Pembangunan Huntap Korban Bencana di Sumatra
Pemerintah mempercepat pembangunan hunian tetap untuk warga terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Langkah ini menjadi prioritas sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat pemulihan pascabencana, kata Menko PMK Pratikno di Jakarta, Jumat, 3 Juli 2026.
Percepatan dan prioritas pemulihan
Menurut Pratikno, pemerintah mengawal pembangunan infrastruktur dasar dan penyediaan rumah layak bagi korban. Pemulihan tidak hanya soal hunian, tetapi juga mencakup pendidikan, fasilitas keagamaan, pertanian, dan perikanan di wilayah terdampak.
“Pembangunan hunian harus segera diwujudkan, jangan sampai huntap lamban dan masyarakat terdampak terus terlunta-lunta. Pemerintah akan terus mengawal percepatan pembangunan.” — Pratikno
Pembagian tugas dan mekanisme pelaksanaan
Dalam rapat koordinasi disepakati bahwa pelaksanaan terpusat dikelola oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Kementerian PKP telah menerima alokasi anggaran dan tengah menjalankan proses tender sebelum pembangunan fisik dimulai.
Sementara itu, pembangunan huntap mandiri tetap dilakukan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui bantuan stimulan. Pemerintah daerah diminta memberi dukungan penuh agar proses berjalan cepat dan terkoordinasi.
Usulan kenaikan besaran bantuan
Untuk menutup kenaikan biaya pembangunan, pemerintah mengusulkan penyesuaian bantuan per unit rumah. Usulan besaran bantuan naik dari Rp60 juta menjadi Rp70 juta hingga Rp80 juta per unit.
Alasan penyesuaian tercantum sebagai berikut:
- Kenaikan harga material bangunan
- Naiknya upah tenaga kerja
- Biaya mobilisasi dan logistik
- Kebutuhan rumah layak berdasarkan kajian teknis
“Penyesuaian bantuan diperlukan karena biaya pembangunan rumah layak terus meningkat. Kenaikan material, upah, mobilisasi, dan hasil kajian teknis menjadi pertimbangan.” — Pratikno
Dampak dan langkah selanjutnya
Pratikno mengapresiasi kontribusi kementerian, pemda, dan pihak lain yang sudah terlibat. Ia menekankan percepatan harus tetap menjaga kualitas bangunan dan akuntabilitas penggunaan anggaran.
Ke depan, fokus pemerintah adalah menyelesaikan proses tender, menyalurkan bantuan stimulan untuk huntap mandiri, dan memastikan pembangunan massal berjalan sesuai standar keselamatan dan tata ruang. Pemantauan terus dilakukan agar warga cepat kembali menempati hunian layak.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Patrialis: Sengketa Pilpres 2024 Seharusnya Sudah Kedaluwarsa
Patrialis Akbar menilai permohonan sengketa Pilpres 2024 yang diajukan 2026 telah kedaluwarsa dan seharusnya...
45 Ucapan Rayakan HUT ke-81 TNI (5 Okt 2026)
Kumpulan 45 ucapan untuk menyambut HUT ke-81 TNI pada 5 Oktober 2026, siap dipakai sebagai caption dan pesan...
Rangkaian Lengkap HUT ke-81 TNI di Mabes TNI Cilangkap
Puncak HUT ke-81 TNI digelar di Mabes TNI Cilangkap pada 5 Oktober 2026, mencakup upacara, penganugerahan, s...
30 Link Twibbon HUT ke-81 TNI 2026 dan Cara Pasang
Kumpulan 30 link Twibbon HUT ke-81 TNI 2026 dan panduan singkat memasangnya untuk disebar di media sosial.
HUT ke-81 TNI 2026: Tema dan Unduh Logo Resmi
TNI merilis tema HUT ke-81 dan menyediakan logo serta materi publikasi resmi yang bisa diunduh untuk poster,...
Menkomdigi: 4,1 Juta Konten Judi Online Ditangani
Menkomdigi Meutya Hafid ungkap 4,1 juta konten judi online ditangani, mayoritas situs/IP berasal dari luar n...