Pemprov Sumut Kejar Perbaikan Infrastruktur SDA untuk Cegah Banjir
Medan — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mempercepat perbaikan infrastruktur sumber daya air rusak akibat bencana. Program digelar sejak Agustus 2026 di beberapa daerah terdampak untuk menahan sedimen dan mencegah banjir susulan.
Penanganan darurat dan progres pekerjaan
Plt Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Sumut, Gibson Panjaitan, mengatakan upaya dilakukan bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera. Perbaikan menyasar lokasi yang paling rawan, termasuk sungai dan tebing yang rusak akibat aliran material erosi.
Di lapangan, kontrak sudah diteken dan alat berat mulai bekerja. "Minggu ini sudah beroperasi agar perbaikan infrastruktur banjir yang rusak bisa cepat selesai," ujar Gibson.
"Kita berkolaborasi dengan BBWS Sumatera melakukan perbaikan infrastruktur yang rusak akibat bencana di beberapa lokasi di Sumut,"
Prioritas: Sungai Aek Sigala-gala dan penanganan hulu-hilir
Salah satu prioritas utama adalah Sungai Aek Sigala-gala di Tapanuli Tengah. Penanganan dilakukan menyeluruh dari hulu hingga hilir agar sedimentasi bisa dikendalikan dan aliran air kembali normal.
Di bagian hulu, BBWS membangun Sabo Dam untuk menahan material sedimen. Sedangkan Dinas SDA Sumut fokus pada penguatan tebing di titik-titik banjir di bagian hilir.
Rincian proyek di Tapanuli Tengah
Sejumlah proyek di Tapanuli Tengah menggunakan Dana Transfer ke Daerah (TKD). Anggaran dan lokasi telah ditetapkan untuk penguatan tebing dan rehabilitasi tanggul serta saluran irigasi.
- Perkuatan tebing Sungai Aek Panjaitan – Rp25 miliar
- Rehabilitasi saluran Daerah Irigasi Badiri Lopian – Rp1,5 miliar
- Rehabilitasi saluran Daerah Irigasi Mombang Boru – Rp18 miliar
- Perkuatan tebing Sungai Aek Badiri – Rp30 miliar
- Rehabilitasi tanggul Sungai Aek Sibundong – Rp30 miliar
- Perbaikan tanggul Sungai Aek Pintu Bosi – Rp23 miliar
- Rehabilitasi tanggul Sungai Aek Siaili Tukka – Rp20 miliar
- Perkuatan tebing Sungai Aek Sibuluan – Rp50 miliar
Kegiatan pascabencana dan status kontrak
Sepanjang 2026, Dinas SDA Sumut menjalankan 16 kegiatan pascabencana di enam daerah terdampak: Langkat, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, Batubara, dan Mandailing Natal.
Saat ini sembilan kegiatan telah menandatangani kontrak, sementara tujuh lainnya masih dalam proses tender.
Perluasan irigasi untuk ketahanan pangan
Selain perbaikan pascabencana, Dinas SDA Sumut mengejar perluasan jaringan irigasi. Dari total potensi lahan irigasi permukaan dan rawa seluas 113.000 hektare, baru sekitar 36.000 hektare yang produktif.
Untuk menambah produksi, tahun ini akan ditangani 20 daerah irigasi untuk menambah lahan produktif seluas 5.050 hektare. Dinas menargetkan pekerjaan selesai pada Desember 2026 agar luas lahan produktif meningkat menjadi sekitar 41.000 hektare pada 2027.
Langkah perbaikan infrastruktur dan perluasan irigasi diharapkan mengurangi risiko banjir berulang dan memperkuat ketahanan pangan regional. Pemantauan progres dan percepatan tender akan menentukan seberapa cepat manfaat nyata dirasakan oleh masyarakat terdampak.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Polsek Aek Natas Bekuk Pengedar, Sita Sabu 1,95 Gram di Perkebunan
Unit Reskrim Polsek Aek Natas menangkap RS alias Gobang (33) di perkebunan sawit Labuhanbatu Utara dan menyi...
DPRD Batubara Sampaikan Perubahan Propemperda 2026
DPRD Batubara menyampaikan perubahan Propemperda 2026 pada 9 Oktober, mencakup penambahan satu Ranperda dan...
T. Haris Fadhillah Daftar Calon Ketua PWI Aceh 2026–2031
T. Haris Fadhillah mendaftar sebagai calon Ketua PWI Aceh 2026–2031, mengusung penguatan SDM, transformasi k...
PUPR Banda Aceh Survei 6 Manhole Rusak di Jalan Tgk. Daud Beureueh
Dinas PUPR Banda Aceh temukan enam manhole rusak di Jalan Tgk. Daud Beureueh; dua sudah diperbaiki, sisanya...
Enam Siswa Dirawat, Kondisi Korban Keracunan MBG di Medan Membaik
RSU IPI Medan: enam siswa korban keracunan MBG dirawat, dua sudah pulang setelah kondisi membaik; empat masi...
Sumut Dapat 15.011 Unit Bedah Rumah 2026, Ribuan Belum Diverifikasi
Sumut mendapat 15.011 unit bedah rumah 2026, namun 5.943 unit belum didata; Pemprov diminta percepat koordin...