Lokal

Sergai Tegaskan APBD 2027 Harus Prioritaskan Manfaat Masyarakat

Bagikan:
Bupati Sergai Darma Wijaya membuka sosialisasi pedoman penyusunan APBD 2027 di Sei Rampah

Sei Rampah, 15 Oktober 2026 — Bupati Serdang Bedagai H. Darma Wijaya mengingatkan seluruh perangkat daerah agar penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027 berorientasi pada prioritas pembangunan dan manfaat nyata bagi masyarakat. Sosialisasi pedoman penyusunan APBD digelar di Aula Sultan Serdang dan dihadiri pejabat eselon, camat, serta perwakilan OPD.

Arahan bupati: fokus pada hasil dan manfaat

Bupati menegaskan setiap program dan kegiatan harus terhubung jelas dengan kebutuhan pembangunan daerah. Perencanaan tidak boleh hanya mengejar penyerapan anggaran, tetapi harus menghasilkan keluaran dan dampak yang terasa masyarakat.

Jangan sampai anggaran hanya berorientasi pada input dan penyerapan, tetapi tidak memperhatikan output, outcome, dan manfaat yang diterima masyarakat,

Ia menekankan pentingnya arah program yang jelas agar anggaran menjadi instrumen penerjemah visi pembangunan menjadi peningkatan kesejahteraan.

Landasan regulasi dan dokumen perencanaan

Darma Wijaya meminta penyusunan APBD 2027 mengacu pada pedoman yang ditetapkan melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 17 Tahun 2026. Pedoman ini menjadi rujukan dalam menyusun, membahas, dan menetapkan APBD agar sejalan dengan ketentuan hukum dan target pembangunan.

Perencanaan anggaran harus merujuk pada dokumen perencanaan daerah utama, antara lain:

  • Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD)
  • Kebijakan Umum APBD (KUA)
  • Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS)

Ketepatan jadwal dan tata kelola

Bupati juga menyoroti pentingnya ketepatan waktu dalam setiap tahapan penyusunan anggaran. Seluruh OPD diminta mengikuti jadwal yang ditetapkan sesuai peraturan perundang-undangan agar proses perencanaan tidak menghambat pelaksanaan program.

Selain itu, peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi tuntutan. Pemerintah daerah harus memperbaiki tata kelola agar lebih efektif, efisien, responsif, inovatif, dan berintegritas.

Penekanan pada perencanaan berbasis kebutuhan

Menurut Bupati, keberhasilan pengelolaan anggaran tidak cukup diukur dari penyerapan. Yang utama adalah apakah belanja menghasilkan output dan outcome yang dirasakan masyarakat.

Ia meminta setiap perangkat daerah tidak sekadar menyalin rutinitas tahunan. OPD harus mengidentifikasi kebutuhan masyarakat, target yang ingin dicapai, serta manfaat yang diharapkan dari setiap kegiatan.

Anggaran yang tepat, program yang tepat, sasaran yang tepat, dan manfaat yang tepat untuk masyarakat,

Harapan dan penutup

Menutup sambutan, Bupati berharap sosialisasi ini membangun pemahaman yang sama antar jajaran pemerintah daerah terkait pedoman penyusunan anggaran. Keseragaman pemahaman dianggap kunci agar proses perencanaan hingga pelaksanaan program berjalan lebih efektif dan akuntabel.

Kesamaan pemahaman diperlukan agar proses perencanaan hingga pelaksanaan program dapat berjalan lebih efektif dan akuntabel,

Dengan demikian, APBD 2027 diharapkan mampu menjadi alat nyata untuk mewujudkan prioritas pembangunan Kabupaten Sergai dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait