Lokal

Hasnah Putri Jaya Pimpin KORMI Labuhanbatu 2026–2031

Bagikan:
Hasnah Putri Jaya ditetapkan sebagai Ketua KORMI Labuhanbatu periode 2026–2031

Rantauprapat, 15 Oktober 2026 — Hasnah Putri Jaya Siregar resmi ditetapkan sebagai Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Labuhanbatu periode 2026–2031. Penetapan berlangsung dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) II yang digelar di Rantauprapat setelah proses pemungutan suara dan rapat penetapan panitia.

Penetapan dan mekanisme pemilihan

Proses pemilihan sempat menemui kebuntuan ketika hasil voting imbang 7-7 antara Hasnah dan kandidat Juliana Munthe. Total suara berasal dari 14 induk organisasi olahraga (Inorga).

Setelah voting berimbang, panitia pemilihan bersama pimpinan sidang, Steering Committee (SC), Organizing Committee (OC), dan pengurus KORMI Provinsi Sumatera Utara menggelar rapat untuk menetapkan mekanisme penentuan pemenang.

Dukungan Inorga dan fakta integritas

Anggota panitia pemilihan, Irwan, mengatakan keputusan merujuk pada dokumen pendukung yang ditandatangani masing-masing ketua Inorga dan dibubuhi meterai. Dokumen itu berisi surat dukungan serta fakta integritas.

“Setelah hasil voting berimbang, pimpinan sidang melakukan rapat. Hasil kesepakatan dikembalikan pada fakta integritas serta surat dukungan,”

Berdasarkan dokumen tersebut, Hasnah tercatat mendapat dukungan dari sembilan Inorga, sedangkan Juliana memperoleh dukungan dari lima Inorga. Mengacu pada data dukungan resmi itu, panitia menetapkan Hasnah sebagai ketua periode mendatang.

Komitmen kepemimpinan baru

Usai penetapan, Hasnah menyampaikan komitmennya untuk memajukan olahraga rekreasi di Labuhanbatu dan merangkul seluruh pegiat olahraga di daerah.

“Saya tidak perlu berjanji, saya ingin memberitahu kepada rekan-rekan seperjuangan, para olahragawan, kita akan membawa Kabupaten Labuhanbatu lebih sukses dari yang sudah sukses kemarin. Itu janji saya,”

Dengan kepemimpinan Hasnah selama lima tahun ke depan, pengurus baru diharapkan memperkuat pembinaan olahraga rekreasi, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta mengembangkan kapasitas berbagai induk organisasi olahraga.

Implikasi dan langkah ke depan

Penetapan ini menutup proses Muskab II dan membuka agenda kerja teknis pengurus baru. Fokus prioritas diperkirakan mencakup program pembinaan komunitas, peningkatan akses fasilitas olahraga, serta kolaborasi lintas organisasi untuk memperluas partisipasi warga.

Keberlanjutan program akan bergantung pada sinergi antara KORMI Kabupaten, Inorga, dan dukungan pemangku kepentingan di tingkat provinsi dan kabupaten. Masyarakat dan pelaku olahraga menaruh harap agar kepemimpinan baru mampu menerjemahkan dukungan formal menjadi program nyata yang berdampak.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait