Dirut RRI: Human Capital Kunci Hadapi Tantangan Penyiaran
Direktur Utama LPP RRI I Hendrasmo menegaskan penguatan kapasitas pegawai jadi strategi utama menjawab tantangan penyiaran di tengah penurunan anggaran. Pernyataan itu disampaikan usai Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 17 Juni 2026. Hendrasmo menyebut peningkatan kompetensi dan transformasi kerja sebagai langkah untuk menjaga layanan publik meski dana infrastruktur terbatas.
Fokus pada penguatan SDM
Menurut Hendrasmo, LPP RRI menempatkan pengembangan sumber daya manusia sebagai prioritas. Program pengembangan dilakukan berkelanjutan untuk mendukung target layanan penyiaran publik ke depan.
“Tapi intinya yang kita lakukan adalah terus memoptimalkan yang ada. Kita bangun human capital itu kunci untuk menyiasati semuanya,”
Ia menambahkan bahwa lembaga rutin melaksanakan uji kompetensi sebagai bagian dari upaya menyiapkan tenaga yang relevan dengan kebutuhan industri media saat ini.
Strategi operasional: adaptasi dan kolaborasi
RRI merespons keterbatasan anggaran infrastruktur dengan mengubah pendekatan pengelolaan organisasi. Fokusnya bukan sekadar memangkas biaya, tetapi mengoptimalkan aset dan kompetensi yang tersedia.
“Bagaimana kita meningkatkan jangkauan penyiaran ketika kita dihadapkan dengan pengurangan anggaran untuk infrastruktur. Tapi kita harus merubah kacamata, bagaimana kita mengoptimalkan dengan apa yang ada,”
Langkah strategi yang disebut meliputi:
- Pelatihan dan pengembangan kompetensi berkelanjutan
- Pelaksanaan uji kompetensi untuk staf
- Transformasi kerja yang lebih adaptif
- Kolaborasi lintas bidang untuk meningkatkan efektivitas
Anggaran 2027 dan dampaknya
Pada Tahun Anggaran 2027, LPP RRI memperoleh pagu indikatif sebesar Rp943,05 miliar. Angka ini lebih rendah dibandingkan pagu 2026 yang mencapai Rp946,9 miliar, atau turun sekitar Rp3,8 miliar. Penurunan terutama terjadi pada pos belanja operasional barang sebagai dampak kebijakan efisiensi nasional.
| Tahun Anggaran | Pagu Indikatif (Rp) |
|---|---|
| 2026 | 946.900.000.000 |
| 2027 | 943.050.000.000 |
Dengan pagu yang menyusut, RRI dituntut menjaga jangkauan dan kualitas layanan melalui pengelolaan sumber daya manusia dan kerja sama internal yang lebih optimal.
Ke depan, efektivitas strategi ini akan bergantung pada keberhasilan program peningkatan kompetensi, pelaksanaan uji kompetensi, dan kolaborasi lintas bidang untuk menjaga relevansi layanan penyiaran publik.
Berita Terkait
DPR: Pengabdian Eks KSAL Achmad Sutjipto Layak Jadi Teladan
Mantan KSAL Laksamana (Purn) Achmad Sutjipto wafat 18 Juni 2026; DPR memuji pengabdiannya dan menilai layak...
Mensos Targetkan Sekolah Rakyat Tampung 400 Ribu Siswa pada 2029
Mensos Saifullah Yusuf menargetkan Sekolah Rakyat menampung lebih dari 400.000 siswa pada 2029, dari 45.000...
Korban Tewas Gempa Sulawesi Tengah Jadi Tiga, Ribuan Terdampak
Tiga orang tewas dan 6.412 jiwa terdampak gempa magnitudo 6,7 di Sulawesi Tengah pada 16 Juni 2026; ribuan r...
Kementerian PU: Jembatan Palu 1 dan 4 Aman Setelah Gempa
Kementerian PU memastikan Jembatan Palu 1 dan 4 aman dipakai setelah gempa 16 Juni 2026; tidak ditemukan ker...
Gempa M6,7 Guncang Sulawesi Tengah: Fakta, Dampak, dan Mitigasi
Gempa M6,7 mengguncang Sulawesi Tengah 16 Juni 2026; tak berpotensi tsunami namun menimbulkan kerusakan, pul...
Regenerasi Kepemimpinan TNI Diperkuat Lewat Sertijab Strategis
TNI melaksanakan sertijab strategis di Mabes TNI, Cilangkap pada 17 Juni 2026 sebagai bagian dari regenerasi...