Nasional

Polisi Terapkan Pengalihan Arus Situasional Jelang Pidato Kenegaraan

Bagikan:
Petugas kepolisian mengatur lalu lintas di Senayan menjelang acara kenegaraan

Polda Metro Jaya mengantisipasi lonjakan lalu lintas di kawasan Senayan dan sekitarnya pada 14 Agustus 2026. Rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional bila kepadatan mulai mengganggu mobilitas warga dan penyelenggaraan acara kenegaraan.

Rekayasa lalu lintas situasional

Pengendara yang melintasi Senayan, Jalan Gatot Subroto, Palmerah, hingga area DPR/MPR diimbau memperhitungkan waktu perjalanan. Petugas akan melakukan pengalihan arus hanya jika kondisi lalu lintas menuntut agar mobilitas tetap terjaga.

Masyarakat yang akan beraktivitas di sekitar Senayan, Jalan Gatot Subroto, Palmerah, dan kawasan DPR/MPR RI kami imbau memperhitungkan waktu perjalanan. Ikuti arahan petugas apabila terjadi peningkatan kepadatan.

Kebijakan bersifat fleksibel dan menyesuaikan perkembangan arus kendaraan serta kondisi di lapangan. Selain Senayan, kegiatan publik serentak juga berlangsung di beberapa titik Jakarta sehingga potensi kepadatan meningkat.

Jumlah personel dan penempatan

Untuk mendukung pengamanan dan kelancaran lalu lintas, Polda Metro Jaya menyiapkan kekuatan gabungan. Penempatan personel disesuaikan dengan karakteristik tiap lokasi dan potensi kerawanan.

Instansi Jumlah personel
Mabes Polri 800
Polda Metro Jaya 4.230
Polres jajaran 1.163
TNI 1.850
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta (Satpol PP, Dishub, Dinkes, Damkar) 52
Total 8.095

Protokol pengamanan dan pelayanan publik

Petugas diminta mengedepankan pelayanan yang persuasif dan humanis kepada masyarakat. Pengamanan dilaksanakan secara berlapis dengan langkah preemtif dan preventif, sementara tindakan tegas hanya diambil jika situasi menuntut berdasarkan ketentuan hukum.

Polda Metro Jaya telah menyiapkan personel untuk memberikan pelayanan dan pengamanan. Seluruh personel diarahkan mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis.

Selain itu, personel yang bertugas diarahkan tidak membawa senjata api selama pelaksanaan pengamanan. Langkah ini dimaksudkan untuk menjaga suasana aman dan kondusif saat kegiatan berlangsung.

Imbauan kepada masyarakat

Polda Metro Jaya mengajak warga tetap tenang dan menjalankan aktivitas seperti biasa sambil mengikuti arahan petugas jika terjadi pengalihan arus. Masyarakat juga diminta proaktif menjaga keamanan dan ketertiban di lokasi kegiatan.

Warga yang membutuhkan bantuan kepolisian dapat menghubungi nomor layanan 110 untuk melaporkan insiden atau meminta bantuan.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait