Pendidikan Diniyah Kunci Bentuk Karakter Generasi Banda Aceh
BANDA ACEH — Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Musriadi Aswad, menegaskan pada Sabtu (4/7) bahwa Pendidikan Diniyah dan muatan lokal menjadi kunci membangun generasi berkarakter di tengah arus globalisasi. Ia menilai pendidikan tidak cukup fokus pada prestasi akademik saja, tetapi harus memperkuat nilai agama, moral, budaya, dan kearifan lokal.
Peran Pendidikan Diniyah dalam pembentukan karakter
Musriadi menyatakan Pendidikan Diniyah penting untuk menumbuhkan kecerdasan intelektual sekaligus kekuatan spiritual siswa. Menurutnya, pendidikan harus menghasilkan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan memiliki jati diri kuat.
Generasi Banda Aceh harus tumbuh menjadi generasi yang cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan berakhlak mulia. Karena itu, Pendidikan Diniyah dan muatan lokal memiliki peran yang sangat strategis dalam sistem pendidikan kita.
Landasan hukum dan tujuan qanun
Musriadi mengingatkan bahwa Pemerintah Kota telah memiliki landasan hukum lewat Qanun Kota Banda Aceh Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pendidikan Diniyah. Qanun ini mengatur penyelenggaraan pendidikan diniyah sebagai bagian sistem pendidikan dasar.
Tujuan qanun meliputi penanaman aqidah Islam, pembentukan akhlak mulia, peningkatan kemampuan membaca dan mengamalkan Al-Qur'an, serta pembentukan kepribadian Islami pada generasi muda.
Keberadaan qanun ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Banda Aceh dalam membangun pendidikan karakter yang selaras dengan kekhususan Aceh sebagai daerah yang menjalankan Syariat Islam.
Temuan Evaluasi Pelaksanaan 2025
Musriadi menilai implementasi qanun masih perlu penguatan. Hasil Evaluasi Pelaksanaan Pendidikan Diniyah Tahun 2025 menunjukkan beberapa tantangan signifikan.
- Belum tersedianya kurikulum baku untuk pendidikan diniyah.
- Perlu regulasi teknis sebagai aturan turunan qanun.
- Peningkatan kompetensi guru pendidikan diniyah.
- Penguatan sistem pembinaan dan pengawasan di lembaga pendidikan.
Meskipun begitu, evaluasi juga mencatat dampak positif, terutama pada peningkatan pemahaman keagamaan dan pembentukan akhlak peserta didik.
Ini menjadi pekerjaan bersama agar implementasi Pendidikan Diniyah semakin berkualitas, memiliki standar yang sama di seluruh sekolah, dan mampu memperkuat pendidikan karakter generasi muda.
Muatan lokal sebagai penjaga identitas
Musriadi menegaskan bahwa Pendidikan Diniyah tidak dapat dipisahkan dari muatan lokal. Ia menyebut muatan lokal sebagai sarana menjaga identitas daerah dan memperkuat nilai budaya serta keislaman yang melekat pada masyarakat Aceh.
Muatan lokal bukan sekadar mata pelajaran tambahan, tetapi menjadi media untuk menjaga identitas daerah. Di Aceh, nilai-nilai keislaman merupakan bagian yang menyatu dengan budaya masyarakat.
Langkah legislatif dan kolaborasi
Musriadi berjanji mendorong implementasi Qanun Nomor 4 Tahun 2020 melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Ia mengajak pemerintah, sekolah, ulama, akademisi, dan orang tua untuk bersama memperkuat pendidikan karakter.
Keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari lahirnya generasi yang beriman, berakhlak, berintegritas, serta mencintai daerahnya.
Ia menutup dengan menegaskan bahwa Pendidikan Diniyah merupakan investasi jangka panjang untuk menyiapkan masa depan Banda Aceh yang religius, maju, dan bermartabat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
DPRK Aceh Selatan Tahan Dukungan Usulan WPR Sampai Diverifikasi
DPRK Aceh Selatan menunda dukungan usulan WPR hingga Pemkab lakukan sosialisasi, persetujuan keuchik, dan ve...
Polwan Pematangsiantar Perketat Disiplin Jelang HUT ke-78
Polwan Polres Pematangsiantar gelar Gaktiblin pada 18 Agustus untuk tingkatkan disiplin dan profesionalisme...
Jenazah Anak 8 Tahun Ditemukan di Bawah Jembatan Sigagak
Jenazah Hidayah Sitanggang, anak 8 tahun yang hanyut di Bah Sosopan, ditemukan Rabu (19/8) di bawah jembatan...
UMSU Serahkan Smart Vineyard IoT dan Irigasi Surya di Deliserdang
UMSU serahkan Smart Vineyard berbasis IoT dan irigasi tetes tenaga surya kepada petani anggur di Deliserdang...
Polrestabes Medan Tangkap 3 Pelaku Jual Narkoba di Kafe
Polrestabes Medan menangkap tiga pelaku penjualan narkoba di kafe Jalan Darusalam, menyita dua bungkus vape...
FORMASSU-SMAM Mendesak Pemko Medan Segera Bantu Korban Puting Beliung
FORMASSU dan SMAM mendesak Pemko Medan segera melakukan pendataan dan menyalurkan bantuan darurat serta prog...