Nasional

Pendekatan Humanis Polri Dinilai Kunci Stabilitas Sosial

Bagikan:
Polisi bersikap humanis saat mengawal demonstrasi untuk menjaga ketertiban publik

Analis politik Boni Hargens menilai pendekatan humanis Polri berperan penting menjaga keamanan dan ketertiban selama gelombang demonstrasi. Pernyataan itu disampaikan di Jakarta pada Senin, 15 Juni 2026. Boni mengatakan pendekatan tersebut mendukung terciptanya stabilitas sosial tanpa mengabaikan hak demokratis warga.

Polri: pengamanan yang humanis dan demokratis

Boni memberi apresiasi atas kebijakan pengamanan aksi unjuk rasa yang lebih humanis di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Menurutnya, sikap ini membantu menciptakan suasana kondusif saat aksi berlangsung. Pendekatan humanis, kata Boni, menjaga keseimbangan antara penegakan ketertiban dan penghormatan hak sipil warga.

Polri yang humanis sangat dibutuhkan. Dalam situasi yang penuh dinamika seperti saat ini untuk menjaga stabilitas sosial dan politik.

Demonstrasi sebagai bagian hak demokratis

Boni menegaskan demonstrasi adalah bagian dari hak demokratis warga yang harus dihormati. Ia mengingatkan agar pengelolaan aksi tidak mengerdilkan ruang kritik publik. Sikap saling menghormati antara aparat dan demonstran menjadi kunci agar aspirasi tersalurkan tanpa memicu eskalasi.

Itu memang hak demokratis warga untuk melakukan aksi protes, namun, kita juga harus fair. Mengakui Pemerintah sedang bekerja keras mengatasi kesulitan yang muncul sebagai implikasi dari geopolitik yang konfliktual dan tidak stabil.

Tantangan pemerintah dan kebutuhan responsivitas

Boni juga menyoroti tantangan eksternal yang memengaruhi kondisi dalam negeri. Ia menyebut ketidakpastian geopolitik global berdampak pada ekonomi nasional dan kebijakan fiskal. Karena itu, pemerintah dinilai perlu menyesuaikan kebijakan sambil tetap terbuka terhadap kritik publik.

Meski demikian, pemerintah harus makin responsif terhadap segala bentuk kritik dari masyarakat. Tentunya, untuk menunjukkan respek terhadap aspirasi dan deliberasi publik.

Implikasi bagi stabilitas sosial dan politik

Boni melihat pendekatan humanis Polri sebagai mekanisme penting menjaga stabilitas sosial dan politik. Pendekatan ini dianggap membantu meredam potensi konflik sekaligus menjaga ruang demokrasi tetap hidup. Di tengah dinamika politik dan tekanan global, keterbukaan dialog dan pengamanan yang berorientasi pada hak asasi menjadi sangat penting.

Secara keseluruhan, Boni menekankan bahwa ruang demokrasi harus terus terbuka bagi kritik dan aspirasi masyarakat. Ia mendorong kedua pihak—pemerintah dan pengunjuk rasa—untuk menjaga etika publik agar stabilitas dan proses demokrasi berjalan seimbang.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait