Kemnaker Buka Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 2
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 2 yang menawarkan 24 kejuruan sesuai kebutuhan dunia kerja dan industri. Pendaftaran dibuka hingga 9 Juni 2026 melalui laman Skillhub Kemnaker dan ditujukan untuk mempercepat peningkatan kompetensi peserta dengan pelatihan berbasis praktik.
Ragam kejuruan yang disediakan
Program ini mencakup bidang teknis, kreatif, dan layanan yang relevan dengan pasar kerja. Beberapa kejuruan utama meliputi:
- Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
- Manufaktur, elektronika, pengelasan, listrik, otomotif, konstruksi
- Industri kreatif, teknologi mode, bisnis dan manajemen, tata kecantikan, bahasa
- Pariwisata, pertanian, perikanan, peternakan, kehutanan, pertambangan
- Mekanisasi pertanian, teknologi pengolahan agroindustri
- Pelayanan sosial dan masyarakat, teknologi pelatihan, produktivitas
Tujuan dan langkah pelaksanaan
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyatakan program ini merupakan langkah strategis pemerintah untuk mempercepat peningkatan kompetensi dan kesiapan kerja masyarakat. Pelatihan dirancang berbasis praktik agar lulusan siap memasuki dunia kerja.
"Pelatihan vokasi menjadi jalur cepat bagi masyarakat. Ini untuk memperoleh keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri dan dunia kerja,"
— Yassierli, 31 Mei 2026.
Pendaftaran: cara dan persyaratan
Calon peserta dapat mendaftar melalui laman resmi Skillhub Kemnaker. Proses pendaftaran meliputi pembuatan akun, pengisian data diri, dan mengikuti tahapan asesmen yang telah ditetapkan. Pendaftaran ditutup pada 9 Juni 2026, sehingga peserta disarankan segera mendaftar.
Sertifikat dan jaminan mutu
Peserta yang lulus akan memperoleh Sertifikat Pelatihan dan Sertifikat Kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Untuk menjaga mutu lulusan, setiap program didukung fasilitas pelatihan yang memadai dan instruktur kompeten sesuai bidangnya.
Dampak dan prospek ke depan
Kemnaker berharap pelatihan ini memperluas akses pelatihan kerja secara merata di berbagai daerah dan memperkuat daya saing tenaga kerja Indonesia. Dengan keterampilan yang lebih sesuai kebutuhan industri, peserta diharapkan memiliki peluang lebih besar memasuki pasar kerja formal dan meningkatkan produktivitas nasional.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
MUI Perkuat Persahabatan RI-Palestina Lewat Program Beasiswa
MUI memperkuat persahabatan Indonesia-Palestina lewat program beasiswa bagi pelajar Palestina yang dibiayai...
Operasi SAR KM Nurul Salsa Ditutup, 14 Penumpang Masih Hilang
Operasi SAR KM Nurul Salsa di perairan Selayar ditutup setelah 10 hari; 58 selamat, 4 meninggal, dan 14 masi...
MK Wajibkan Operator Sediakan Pilihan agar Sisa Kuota Tak Hangus
MK memerintahkan operator menyediakan pilihan agar sisa kuota internet tetap aktif dan bisa digunakan hingga...
Menteri PU: Berita ASN Meninggal karena Cuti Ditolak Adalah Hoaks
Menteri PU Dody Hanggodo menyatakan kabar ASN meninggal akibat cuti sakit ditolak adalah hoaks; pemeriksaan...
KSP: Babinsa dan Bhabinkamtibmas Hanya Dampingi Petugas Pajak
KSP menegaskan Babinsa dan Bhabinkamtibmas hanya mendampingi petugas DJP, tanpa kewenangan penagihan atau pe...
Kepala BGN Ajak Masyarakat dan Media Awasi Program MBG
Kepala BGN Sudaryono mengajak masyarakat dan media mengawal Program Makan Bergizi Gratis demi layanan sesuai...