Kemendikdasmen Perkuat Digitalisasi Pembelajaran di Teluk Bintuni
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah memperkuat program digitalisasi pembelajaran di Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat. Pada 2025, sebanyak 167 satuan pendidikan telah menerima perangkat seperti Interactive Flat Panel (IFP) dan laptop. Langkah ini bertujuan memperluas akses pendidikan bermutu di daerah 3T.
Penyaluran perangkat dan rencana 2026
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyatakan program tidak hanya menyalurkan perangkat. Kemendikdasmen juga memberikan media penyimpanan konten pembelajaran untuk tiap satuan pendidikan. Menurutnya, penyaluran di Teluk Bintuni termasuk yang terbesar di Papua Barat.
"Tahun lalu setiap sekolah menerima satu perangkat IFP. Pada 2026, setiap sekolah direncanakan memperoleh tambahan tiga unit sehingga total menjadi empat perangkat untuk mendukung pembelajaran digital,"
Pendampingan dan pelatihan guru
Kemendikdasmen menekankan bahwa perangkat saja tidak cukup. Program mencakup pelatihan guru, bantuan laptop, dan paket pembelajaran digital. Tujuannya agar guru dapat mengintegrasikan teknologi ke dalam proses belajar secara efektif.
Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Papua Barat menyelenggarakan pendampingan melalui sosialisasi, mentoring, dan coaching. Sepanjang 2025, BPMP memberikan pendampingan intensif kepada 20 satuan pendidikan di Teluk Bintuni.
- 5 PAUD
- 5 SD
- 5 SMP
- 5 SMA
Program ini memberi penguatan kapasitas kepada guru dan kepala sekolah agar perangkat dimanfaatkan maksimal.
Dukungan infrastruktur dan kerja sama PLN
Kemendikdasmen bekerja sama dengan PLN untuk memastikan ketersediaan listrik di sekolah. Kerja sama itu meliputi program penambahan daya secara gratis. Langkah ini ditujukan agar pemanfaatan teknologi tidak terhambat oleh masalah infrastruktur dasar.
"Transformasi digital tidak hanya ditentukan oleh perangkat. Tetapi juga kesiapan sumber daya manusia yang menggunakannya,"
Dampak dan harapan lokal
Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, menilai bantuan perangkat membuka peluang proses belajar yang lebih interaktif dan modern. Ia juga menyebut digitalisasi sebagai bagian penting peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Dengan kombinasi penyaluran perangkat, pelatihan, dan dukungan infrastruktur, pemerintah berharap pemanfaatan teknologi pendidikan di Teluk Bintuni memberi dampak jangka panjang pada mutu pembelajaran.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
MUI Perkuat Persahabatan RI-Palestina Lewat Program Beasiswa
MUI memperkuat persahabatan Indonesia-Palestina lewat program beasiswa bagi pelajar Palestina yang dibiayai...
Operasi SAR KM Nurul Salsa Ditutup, 14 Penumpang Masih Hilang
Operasi SAR KM Nurul Salsa di perairan Selayar ditutup setelah 10 hari; 58 selamat, 4 meninggal, dan 14 masi...
MK Wajibkan Operator Sediakan Pilihan agar Sisa Kuota Tak Hangus
MK memerintahkan operator menyediakan pilihan agar sisa kuota internet tetap aktif dan bisa digunakan hingga...
Menteri PU: Berita ASN Meninggal karena Cuti Ditolak Adalah Hoaks
Menteri PU Dody Hanggodo menyatakan kabar ASN meninggal akibat cuti sakit ditolak adalah hoaks; pemeriksaan...
KSP: Babinsa dan Bhabinkamtibmas Hanya Dampingi Petugas Pajak
KSP menegaskan Babinsa dan Bhabinkamtibmas hanya mendampingi petugas DJP, tanpa kewenangan penagihan atau pe...
Kepala BGN Ajak Masyarakat dan Media Awasi Program MBG
Kepala BGN Sudaryono mengajak masyarakat dan media mengawal Program Makan Bergizi Gratis demi layanan sesuai...