Kepala BGN Ajak Masyarakat dan Media Awasi Program MBG
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengajak masyarakat dan media ikut mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ajakan itu disampaikan saat inspeksi mendadak ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Bogor, Jumat 24 Juli 2026. Tujuan pengawasan adalah memastikan layanan berjalan sesuai standar dan penerima mendapatkan manfaat optimal.
Seruan untuk pengawasan publik
Sudaryono menekankan pentingnya peran publik dalam memantau pelaksanaan MBG. Ia meminta warga tidak ragu melaporkan jika menemukan pelayanan yang belum sesuai ketentuan. Setiap masukan akan dijadikan bahan evaluasi untuk perbaikan program.
"Kalau ada yang belum sesuai standar, silakan disampaikan. Masukan dari masyarakat sangat penting untuk perbaikan,"
Peran media dan masyarakat
Menurut Sudaryono, media dan masyarakat diharapkan bersikap objektif dan konstruktif. Keterlibatan keduanya dapat memperkuat fungsi pengawasan dan mempercepat perbaikan layanan di lapangan. Dengan informasi yang akurat, BGN bisa menindaklanjuti temuan lebih cepat.
"Program ini adalah program besar yang menyangkut kepentingan masyarakat luas. Karena itu, pengawasan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi masyarakat dan media,"
Tindak lanjut dan evaluasi
BGN menyatakan terbuka terhadap kritik dan laporan publik. Setiap laporan dari masyarakat dan media akan dicatat sebagai bahan evaluasi. Laporan tersebut digunakan untuk memastikan seluruh SPPG menjalankan tugas sesuai standar yang ditetapkan.
Dengan pengawasan bersama, BGN berharap berbagai persoalan dalam pelaksanaan MBG bisa cepat ditemukan dan ditindaklanjuti. Langkah ini juga diharapkan meningkatkan kualitas layanan di seluruh wilayah Indonesia.
Implikasi dan langkah ke depan
Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan media menjadi kunci memperkuat tata kelola program. Selain pengawasan, BGN perlu memastikan mekanisme pelaporan mudah diakses dan responsif. Hal ini agar manfaat MBG benar-benar dirasakan oleh seluruh penerima manfaat.
BGN mengajak semua pihak bergandengan tangan mengawasi pelaksanaan MBG secara transparan. Dengan begitu, program yang menyentuh kebutuhan gizi masyarakat ini dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Menteri PU: Berita ASN Meninggal karena Cuti Ditolak Adalah Hoaks
Menteri PU Dody Hanggodo menyatakan kabar ASN meninggal akibat cuti sakit ditolak adalah hoaks; pemeriksaan...
KSP: Babinsa dan Bhabinkamtibmas Hanya Dampingi Petugas Pajak
KSP menegaskan Babinsa dan Bhabinkamtibmas hanya mendampingi petugas DJP, tanpa kewenangan penagihan atau pe...
LPDS Luncurkan e-Learning UKW, Soroti Turunnya Kompetensi Wartawan
LPDS meluncurkan e-learning UKW pada HUT ke-38 untuk menjawab penurunan kompetensi wartawan di tengah melimp...
North Hub Mulai Fabrikasi FPSO, Target Produksi Perdana 2028
Fabrikasi FPSO Bahtera Haluan Lestari dimulai di Tanjung Balai Karimun; North Hub ditargetkan produksi gas p...
Kepala BGN: Petugas SPPG Jalankan MBG dengan Hati Nurani
Kepala BGN Sudaryono minta petugas SPPG jalankan Program MBG dengan hati nurani agar makanan aman, layak, da...
North Hub Targetkan 1.000 MMSCFD Gas dan 8.000 Lapangan Kerja
Proyek North Hub ditargetkan produksi 1.000 MMSCFD gas dan buka 8.000 lapangan kerja, mulai berproduksi kuar...