Pemkot Tangerang Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat
Pemerintah Kota Tangerang mempercepat persiapan pembangunan Sekolah Rakyat yang akan direalisasikan oleh Kementerian Sosial. Akselerasi administrasi dan koordinasi lintas instansi dilakukan sejak akhir Juli 2026 agar proyek dapat segera masuk tahap konstruksi.
Dokumen kesiapan diprioritaskan
Kepala Bappeda Kota Tangerang, Yeti Rohaeti, mengatakan penyusunan dokumen readiness criteria telah dimulai sebagai syarat utama sebelum pembangunan berlangsung. Tim lintas perangkat daerah digerakkan untuk merampungkan dokumen pendukung lain.
"Kami langsung bergerak cepat menindaklanjuti penyiapan dokumen-dokumen yang diperlukan sebelum pembangunan dimulai. Salah satunya, rapat koordinasi kemarin telah membahas langkah-langkah percepatan penyusunan dokumen readiness criteria beserta dokumen lainnya," ucap Yeti, Rabu 29 Juli 2026.
Lahan sudah dilimpahkan
Menurut Yeti, pelimpahan kepemilikan lahan seluas 6,3 hektare di Jalan Lapas Pemuda telah rampung. Lahan ini ditetapkan sebagai lokasi utama pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Tangerang.
Koordinasi dan pemantauan bersama kementerian
Pemkot akan melakukan pemantauan berkala bersama kementerian terkait untuk memastikan seluruh persyaratan administrasi dan teknis terpenuhi sesuai target. Monitoring meliputi kelengkapan dokumen, tata ruang, serta persiapan infrastruktur dasar.
"Kami akan terus melakukan pemantauan berkala. Ini untuk memastikan progres pemenuhan seluruh dokumen bersama kementerian dan perangkat daerah terkait bisa berjalan lancar, lengkap, serta sesuai dengan target yang ada," kata Yeti.
Target realisasi dan manfaat bagi masyarakat
Menteri Sosial, Syaifullah Yusuf, menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Tangerang mulai direalisasikan pada awal 2027. Ia menyebut proyek ini bagian dari upaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.
"Saat ini yang telah berjalan Sekolah Rakyat jenjang SMA di Kota Tangerang Selatan," ujar Menteri Syaifullah Yusuf.
Yeti berharap realisasi proyek memberi akses pendidikan gratis dan berkualitas bagi warga Kota Tangerang. Program ini juga diharapkan selaras dengan program unggulan Pemkot, yakni Gampang Sekolah, Gampang Sembako, dan Gampang Kerja (3G).
Impak dan langkah selanjutnya
Program Sekolah Rakyat merupakan program strategis nasional untuk memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dengan berjalannya dokumen kesiapan dan pelimpahan lahan, fokus berikutnya adalah perencanaan teknis dan pelelangan pekerjaan agar konstruksi bisa berjalan sesuai target awal 2027.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
BRIN Dukung Riset dan Teknologi untuk Sekolah Rakyat
Kemensos dan BRIN sepakat kerja sama riset dan teknologi untuk mendukung Sekolah Rakyat dan pemberdayaan mas...
Kemensos Dampingi Keluarga Satpam Meninggal di Jatiluhur
Kemensos mendampingi keluarga satpam Sumarna yang meninggal di Waduk Jatiluhur, memberikan biaya pemakaman d...
Cuaca Panas Picu Lonjakan Kebakaran Lahan di Serang
Cuaca panas dan angin kencang memicu lonjakan kebakaran lahan di Kota Serang; dua mobil damkar dikerahkan pa...
KOWANI: Kedaulatan Pangan dan Industri Halal Perkuat Peran Perempuan
KOWANI: kedaulatan pangan dan industri halal perkuat peran perempuan menuju Indonesia Emas 2045, disampaikan...
Putusan MK Dorong Pembenahan Audit Kerugian Negara
Putusan MK Nomor 28/PUU-XXIV/2026 mendorong pembenahan sistem audit kerugian negara untuk memperkuat kepasti...
Indonesia-Tiongkok Perkuat Kerja Sama Atasi Backlog Perumahan
Indonesia dan Tiongkok sepakat memperkuat kerja sama perumahan untuk atasi backlog MBR, meliputi pembiayaan,...